Wednesday, July 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Yang Perlu Kamu Tahu Dari Kereta Cepat Jakarta Bandung

Yang Perlu Kamu Tahu Dari Kereta Cepat Jakarta Bandung

Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan beroperasi tahun 2021. Rencananya saat beroperasi, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan menggunakan armada CR400AF, kereta cepat generasi terbaru hasil pengembangan perusahaan China, CRRC Qingdao Sifang.

Kereta cepat Jakarta-Bandung dipastikan akan memakai kereta generasi terbaru CR400AF, hasil pengembangan tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao Sifang. Dalam siaran pers pada Senin (17/6/2019), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebut hal ini. Bahwa kereta generasi terbaru ini memiliki banyak keunggulan, di antaranya kecepatan desain hingga 420 km per jam dan kecepatan operasional 350 km per jam.

Menurut KCIC, kecepatan operasional 350 km per jam bisa dicapai karena satu rangkaian kereta CR400AF terdiri atas delapan kereta (cars) dengan komposisi empat cars bermotor dan empat cars tanpa motor. Selain itu, dengan besar daya setiap rangkaian yang mencapai 9750 kW, CR400AF disebut mampu memberikan akselerasi yang lebih baik saat melewati trase pada elevasi 30 per mil.

CR400AF juga dipastikan akan mampu menghadapi kondisi geografis lintasan Jakarta-Bandung yang cenderung menanjak. Dengan kondisi itu maka CR400AF disebut bisa menempuh jarak 142,3 km Jakarta-Bandung hanya dalam waktu 36 menit untuk perjalanan langsung atau 46 menit dengan kondisi perjalanan berhenti di setiap stasiun.

Di sepanjang trase kereta cepat Jakarta-Bandung juga akan terdapat empat stasiun pemberhentian, yakni di Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar. Dari sisi keamanannya, setiap rangkaian CR400AF dilengkapi oleh dua lightning arrester. Fungsinya adalah untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir terutama pada sisi peralatan tegangan tinggi.

CR400AF juga dilengkapi dengan dua emergency brake. Pertama yaitu emergency brake EB yang bekerja berdasarkan perintah driver controller. Yang mana fasilitas emergency brake penumpang dan juga kontrol kewaspadaan masinis. Yang kedua adalah emergency brake UB yang akan aktif berdasarkan fungsi automatic train protection (ATP), pendeteksi jarak antar kereta dan pada saat power kereta dalam kondisi off/tidak bekerja.

“Dengan dua sistem emergency brake ini, CR400AF menawarkan tingkat keamanan yang lebih untuk melindungi kereta pada saat terjadi kesalahan sistem maupun human error,” tulis KCIC Saat ini proyek pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung terus digenjot. Rencananya proyek kerja sama BUMN Indonesia dan China itu akan rampung pada 2020.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung ditargetkan dapat beroperasi di tahun 2021. Hingga akhir pekan lalu, progres pengerjaan proyek perkeretaapian itu telah mencapai 21 persen. Menurut Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Chandra Dwiputra, berdasarkan hasil studi kelayakan, tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung diusulkan mulai dari USD 16 atau Rp 228.800 (kurs Rp 14.300 per dolar AS).