Wednesday, November 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Wow, Supercar Ini Tercipta Dari Limbah Sampah Pertanian

Wow, Supercar Ini Tercipta Dari Limbah Sampah Pertanian

Saat ini tren mobil ramah lingkungan tidak hanya menyentuh pada perubahan sumber tenaga penggerak, dari mesin model konvensional ke tenaga listrik. Terbaru mahasiswa di Jepang sudah mulai memikirkan mobil ramah lingkungan yang seluruhnya diciptakan menggunakan bahan daur ulang.

Adalah Nano Cellulose Vehicle (NCV), yang diperkenalkan di Tokyo Motor Show (TMS) 2019, Oktober lalu. Nano Cellulose Vehicle merupakan purwarupa mobil yang memanfaatkan penggunaan bahan selulosa nanofiber (CNF) pada produk otomotif.

Dari Gelaran Tokyo Motor Show terdapat salah prototipe mobil yang menarik dipamerkan. Nano Cellulose Vehicle, sebuah purwarupa mobil yang memanfaatkan penggunaan bahan selulosa nanofiber (CNF) pada produk otomotif. Mobil tersebut merupakan karya konsorsium 22 universitas, lembaga penelitian, dan perusahaan pemasok suku cadang otomotif di Jepang.⁠

Gelaran Tokyo Motor Show sudah berakhir. Beragam produk otomotif seperti motor dan mobil dengan teknologi masa depan sudah dipamerkan, sebut saja merek Mitsubishi hingga Daihatsu. Namun, ada yang menarik dari salah satu prototipe mobil yang dipamerkan. Nano Cellulose Vehicle, sebuah purwarupa mobil yang memanfaatkan penggunaan bahan selulosa nanofiber (CNF) pada produk otomotif.

Mobil tersebut merupakan karya konsorsium 22 universitas, lembaga penelitian, dan perusahaan pemasok suku cadang otomotif di Jepang. Proyek ini diluncurkan pada tahun 2016 oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Diketahui, Selulosa nanofiber berasal dari tanaman dan limbah pertanian yang didaur ulang. Hampir seluruh bagian dari komponen mobil dilapisi dengan bahan tersebut. Termasuk pintu, atap mobil, dan juga kap mobilnya. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan konsorsium tersebut, pembuatan suku cadang otomotif dari bahan CNF terbukti bisa mengurangi kadar karbon dioksida (CO2) di udara.

Alhasil, bodi mobil menjadi 50 persen lebih ringan dari mobil konvensional. Dari segi tampilan depan, mobil konsep ini memiliki grille yang kecil dan tajam, dengan headlamp yang sipit. Pintu yang digunakan jenis kupu-kupu dan roda multi-spoke khas sportscar. Sementara itu, lampu belakang terlihat gemuk seperti pada Chrysler ME Four-Twelve, namun lebih mengotak.

Masuk ke interior, dasbor kemudi dan penumpang dibalut kayu dengan desain minimalis dan elegan. Sementara panel instrumen sudah menggunakan sistem digital. Untuk sistem tenaga, mobil konsep ini diperkirakan menggunakan sel bahan bakar hidrogen dan masih memiliki kecepatan maksimal yang rendah, yaitu 20 km/jam.