Saturday, July 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Waspada! Sosial Media Holic Bisa Berakibat Gangguan Jiwa

Waspada! Sosial Media Holic Bisa Berakibat Gangguan Jiwa

Hampir semua orang memiliki akun media sosial, ini memang bagus untuk mendapatkan informasi lebih cepat, komunikasi menjadi lebih mudah dan tidak ada hambatan dalam segala kegiatan. Namun sayangnya, kini media sosial bisa menyebabkan gangguan jiwa.

Hal tersebut di akibatkan terlalu banyak akses dalam media sosial, sehingga seseorang bisa mengalami body dysmorphic disorder. Ini merupakan gangguan jiwa yang timbul dari penggunaan media sosial berlebih, bahkan Anda akan berusaha mengikuti apa yang dikatakan bagus di media sosial.

Misalkan mengikuti akun media sosial artis, sudah jelas jika kesehariannya berbeda dengan orang biasa saja seperti Anda. Namun hal tersebut bisa memengaruhi untuk mengikuti gaya hidup yang sama, apalagi untuk para remaja yang dengan mudah ikut dalam trend yang sedang berkembang sekarang ini, padahal belum tentu gaya hidup orang lain bagus dan cocok untuk Anda.

Seperti artis A ingin kurus, maka melakukan pola diet. Belum tentu pola diet tersebut cocok untuk Anda, karena bisa jadi Anda memiliki portusr tubuh dan kebutuhan mengecilkan bentuk tubuh yang berbeda. Sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter terkait, karena akibatnya akan memengaruhi perkembangan tubuh, apalagi untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan aktif.

Bahkan menurut penelitian, banyak remaja mengalami gangguan makanan, gaya hidup dan perilaku karena terlalu aktif di media sosial, tanpa menyesuaikan apakah ini bagus, cocok dan pantas digunakan diri sendiri.

Baca juga: Waktu Utama Berdoa Peluang Doa Terkabul Lebih Cepat di Bulan Ramadan

Apalagi jika artis idola dari luar negeri, perbedaan tempat, culture, budaya, bahasa. Ini akan memengaruhi gaya hidup seseorang, sehingga tidak bisa disamakan satu sama lainnya. Bahkan ini akan sangat mengganggu di lingkungan sekitar seperti keluarga yang akan terkena dampak langsung.

Bahkan kini sedang berkembang gangguan jiwa akibat bullying di media sosial, meskipun ini hanya dari kata-kata saja, namun sudah keterlaluan. Bahkan parahnya bullying terjadi karena berita yang belum tentu kebenarannya (hoax), ini bukan hanya terjadi di kalangan selebritis atau artis terkenal saja, namun sudah merambah pada anak remaja.

Saling sindir, cemooh dan makian, sekarang ini bukan lagi hal biasa. Hal tersebut akan menyebabkan gangguan mental menjadi rendah diri, tidak berani berdekatan dengan orang lain, menjadi lebih suka menyendiri bahkan tidak percaya dengan kemampuan diri sendiri.

Hal terakhir yang menjadi dampak buruk sosial media, akan merasa adalah suara dan getaran dari notifikasi. Ini merupakan setiap aktivitas yang Anda lakukan, bahkan Anda merasa ada suara atau getaran tersebut, padahal sebenarnya tidak. Halusinasi kecil ini membuat Anda akan kehilangan fokus pada apa yang dilakukan.

Maka dari itu, mulai sekarang di imbau untuk semua orang menggunakan media sosial dengan bijak. Orang tua tidak memberikan izin pada anak untuk menggunakan media sosial secara dini, bahkan diberikan peringatan jika ini hanya boleh dilakukan orang dewasa. Sehingga anak-anak tidak akan cepat dewasa dan kehilangan masa kecil yang menyenangkan, layaknya Anda saat dahulu.

One Comment

Comments are closed.