Tuesday, September 25Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Usia Menikah yang Tepat Agar Pernikahan Langgeng Tanpa Ada Perceraian

Usia menikah minimal untuk pasangan yang mengajukan perkawinan secara sah di mata hukum, memang sudah ditentukan pemerintah. Dimana ini perempuan minimal 21 tahun dan laki-laki minimal 24 tahun, ini tidak bisa kurang namun tidak dibatasi usia maksimal untuk menikah. Namun apakah mengikuti aturan pemerintah saja bisa menjamin rumah tangga menjadi langgeng, ini belum tentu terjadi.

Pasalnya kini, jumlah perceraikan setiap tahun selalu meningkat, bahkan paling banyak terjadi pada usia muda. Ternyata usia juga memengaruhi keberhasilan dalam membangun rumah tangga, karena cinta saja tidak cukup untuk membuat dua orang bisa hidup satu atap dengan satu komitmen yang sama, dimana belum tentu bisa mengatasi masalah yang muncul nantinya.

Hal serupa dilansir oleh The Time, dimana menyebutkan jika standar ideal untuk usia pernikahan tidak bisa dijadikan patokan. Pasalnya ini tidak bisa memberikan indikasi tepat, apakah sudah memiliki kematangan dalam hal finansial, emosional dan fisik. Banyak di Amerika, banyak wanita memilih menikah di usia yang lebih tua dari laki-laki dan tidak ingin mengukuhkan hubungan secara resmi di usia 20 tahunan.

Ini berbeda dengan lingkungan di Indonesia, setelah dinyatakan dewasa dengan mendapatkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) pada usia 17 tahun, semua anak sebut sudah dewasa. Hal ini tentu saja tidak bisa, pasalnya setiap orang memiliki tingkat kedewasaan berbeda. Bahkan ini ada penelitian yang menyebutkan, usia menikah di awal 20 tahunan akan mengalami risiko perceraian lebih besar.

Baca juga : Mantan Gagal Move On, Ini Tanda Tandanya

Jika melihat sekarang ini, emosi pria dan wanita memang berbeda dan cenderung akan sudah mulai dewasa dan mengerti ketika memasuki usia 30 tahun, sehingga jangan salah jika anak muda kini lebih banyak mengejar karier dari pada memikirkan pernikahan. Dimana wanita memang mendominasi kematangan, ini akan jadi patokan kuat usia pernikahan yang tepat.

Pasalnya wanita akan membuat banyak pengaturan di rumah, apalagi jika mengambil kinerja ganda dengan bekerja di luar rumah. Menjadi wanita karier bukan hal mudah dan membutuhkan banyak kesabaran, pasalnya Anda akan melakukan dua hal bersamaan. Status single dan istri itu berbeda, dimana kewajiban Anda akan lebih banyak.

Sedangkan pria, mereka akan lebih bergantung pada wanita sehingga di awal pernikahan memilih untuk menurut dan baru akan mengemukakan pendapatnya setelah di usia 35 tahun ke atas. Ini memang waktunya pria mengambil alih kepemimpinan, dimana semua masalah akan muncul apalagi jika sudah menyangkut soal anak.

Maka dari itu, kini dapat disimpulkan usia menikah yang ideal untuk muda apalagi di zaman millennial sekarang ini adalah 28 tahun. Bahkan jika mendapatkan pria yang lebih tua, cenderung bagus dan disarankan. Pasalnya sudah memiliki kematangan secara fisik, emosional dan finansial, akan lebih mudah memulai rumah tangga tanpa masalah.

Ini bisa jadi rujukan dan tidak perlu merasa baper (terlalu terbawa perasaan) jika masih single hingga usia 20 tahunan lebih, Anda punya banyak kesempatan untuk mewujudkan semua mimpi dan keinginan. Jangan sampai, sebuah status dan komitmen akan mengubah segalanya, ini hanya akan membuat hidup Anda menjadi sia-sia belaka.

Related Post

Harus Segera Hindari ! Tanda Wanita Mudah Terseran... Selalu ada tekanan yang Anda hadapi setiap harinya, mulai dari kehidupan sosial dengan keluarga dan teman, belum lagi tekanan pekerjaan di kantor ba...
Spesifikasi yang Harus Diperhatikan Saat Memilih S...   Memahami spesifikasi smartphone wajib dilakukan sebelum menentukan pilihan, karena hampir setiap minggu produk-produk smartphone terbaru m...
Minum Air Es Bisa Bikin Gemuk? Temukan Jawaban Pas... Minum air es memang paling segar saat cuaca panas, ini akan membuat tenggorokan menjadi lebih lega. Namun pernahkah mendengar mitos minum air dingin d...
Pekerjaan Impian Bukan Hanya Mimpi, Ini Cara Untuk... Pekerjaan impian tentu sudah dimiliki banyak orang setelah memilih jurusan di jenjang perkuliahan, dimana setiap orang memiliki keinginan berbeda. Nam...

One Comment

Comments are closed.