Saturday, July 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tulang Dinosaurus Ditemukan di Argetina, Masih Ada Tanda Kehidupan?

Tulang dinosaurus kembali ditemukan di situs Balde de Leyes, San Juan, Argentina. Ini merupakan sisa-sisa yang diperkirakan dari dinosaurus yang berumur 200 juta tahun, masuk dalam spesies Triassic, dimana diperkirakan menjadi dinosaurus yang terbesar di zamannya. Bisa dibilang ini penemuan yang paling bagus, pasalnya tulang dalam kondisi masih bisa dikenali dengan baik.

Penelitian ini bahkan menyebutkan perkiraan ukuran dinosaurus yang hidup pada 200 juta tahun lalu tersebut, jika dibandingkan dengan jenis Ingenia prima, ukuran Triassic bisa lebih tiga kali lipatnya. Sehingga bisa dibayangkan, berapa ukuran sebenarnya di zaman tersebut.

Cecilia Apaldetti yang merupakan salah satu peneliti dari San Juan University bahkan menyebutkan, jika saat menemukan tulang dinosaurus. Dirinya dan tim sudah menemukan kejanggalan, pasalnya ada yang berbeda. Saat ditemukan bentuknya, ukurannya jauh lebih besar dari penemuan pertama kali di tempat yang sama. Bahkan jika dibandingkan dengan penemuan beberapa jenis dinosaurus sebelumnya, ini menjadi sebuah kejutan tersendiri.

Kini Apaldetti dan tim peneliti lainnya sudah menemukan sisa-sia tulang belakang, ini cukup lengkap. Karena terdiri dari tulang leher hingga ekor, bahkan dapat menemukan tulang kaki dari bagian depan hingga belakang. Sebuah penemuan yang fantastis dan sudah dinantikan, dimana ditemukan tulang dinosaurus yang cukup lengkap dengan ukuran terbesar.

Baca juga : Taman Nasional Langit Gelap Akan Segera Ada Di Kupang

Temuan ini sendiri rencananya akan di bukukan dalam jurnal ‘Nature Ecology & Evolution’, jika melihat beberapa penemuan sebelumnya. Dapat ditarik kesimpulan jika era gigantisme sudah di mulai jauh lebih awal dari perkiraan banyak peneliti sebelumnya.

Dimana beberapa peneliti sempat mengambil kesimpulan, jika gigantisme baru terjadi pada 180 juta tahun lalu. Namun jika melihat penemuan sekarang, maka perhitungan tahun menjadi lebih maju hingga 30 juta tahun ke depan.

Jika melihat dari tekstur tulang dinosaurus yang sudah berhasil ditemukan, bisa memperkirakan jenis dinosaurus dalam kategori herbivora. Cara mengenalinya cukup mudah, ini terlihat dari tulang ekor hingga lehernya yang lebih memanjang. Ini akan masuk dalam kategori dinosaurus herbovora atau bisa juga masuk dalam kelompok sauropoda.

Jika melihat dari fragmen tulang dinosaurus, dapat diperlihatkan adanya pertumbuhan siklis dan musiman. Ini terlihat dari pertumbuhan yang cukup cepat namun berbeda dari sauropoda yang sudah ditemukan sebelumnya, era gigantisme memang berlangsung lebih cepat. Dimana diperkirakan ketinggian hingga 10 meter, ini jika dibandingkan dengan tulang yang sudah ditemukan sebelumnya.