Wednesday, June 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tradisi Tidur Di Atas Pasir Oleh Salah Satu Suku Di Indonesia

Manusia normal biasanya tidur dengan beralaskan kasur yang empuk di dalam kamar yang hangat yang bisa membuat tidur kita menjadi nyenyak. Namun tahukah kamu bahwa ada salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kebiasaan unik untuk beristirahat atau lebih tepatnya tidur siang dan juga tidur malam.

Saudara-saudara kita yang ada di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Pulau Madura ini memiliki kebiasaan atau lebih tepatnya tradisi tidur dengan beralaskan pasir. Tapi bukan pasir untuk membuat bangunan loh ya melainkan pasir pantai. Dan ternyata tidur di atas pasir ini memang sudah menjadi budaya di desa Legung Timur dan dua desa lain di sekitarnya.

Selain tidur beralaskan pasir, warga desa ini juga beraktivitas seperti bermain dan bersantai di atas pasir yang ada di setiap rumahnya masing-masing. Walau tidur beralaskan pasir namun ternyata pasir yang digunakan sangat lembut serta bersih. Mereka juga selalu mengganti pasir ini minimal sekali dalam setahun. Dan juga warganya selalu membersihkan pasir dengan cara mengayaknya sebelum digunakan agar tidak lagi ada batu di dalam pasir tersebut sehingga pasir sudah dipastikan menjadi bersih dan lembut saat digunakan sebagai alas untuk tidur.

Mengapa warga desa Legung Timur ini bisa memiliki kebiasaan untuk tidur denan beralaskan pasir putih nan bersih. Sudah pasti karena mereka tinggal di dekat pantai yang masih asri dan bersih sehingga pasir yang digunakan masih sangat layak dijadikan alas untuk tidur. Selain banyak menyimpan kekayaan alam memang wilayah di Indonesia masih banyak yang mempertahankan warisan tradisi dari nenek moyangnya seperti tidur di atas pasir ini.

Para warga disana juga percaya bahwa tidur di atas pasir memiliki banyak manfaat diantaranya adalah kesehatan bagi tubuh serta mereka juga merasa lebih nyenyak saat tidur di atas pasir daripada beralaskan kasur atau spring bed yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Pasir tersebut diambil dari Pantai Lombang dan pasirnya memang tidak lengket di kulit juga memiliki warna putih gading.

Kalau kamu penasaran untuk merasakan sensasi tidur di atas pasir, silahkan berkunjung saja ke rumah salah satu warga di Desa Legung Timur, Sumenep di Pulau Madura.