Tuesday, May 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tradisi Berbuka Dengan Bubur Ayam Banjar Di Kota Banjarmasin

Tradisi Berbuka Dengan Bubur Ayam Banjar Di Kota Banjarmasin

Masjid Sultan Suriansyah yang ada di Kota Banjarmasin punya sajian berbuka puasa khas yaitu Bubur Ayam Banjar. Teksturnya tak terlalu lembut, namun rasanya kaya rempah-rempah. Setiap hari ketika Ramadan tiba, pengelola masjid menyuguhkan 200 lebih piring bubur kepada warga yang berminat.

Menjelang kumandang azan magrib pada Selasa 7 Mei 2019, ratusan jemaah sudah berjubel memenuhi pendopo Masjid Sultan Suriansyah di kawasan Kuin, Kecamatan Banjarmasin Utara. Selain warga Kuin, sebagian jemaah juga datang dari berbagai penjuru di Kota Banjarmasin.

Zainuddin misalnya, datang jauh-jauh dari kawasan Rawa Sari bersama dengan anaknya untuk mencicipi sajian khas bubur ini. “Tiap tahun selalu menyempatkan datang. Sekalian untuk berkeliling masjid bersama anak, sekalian mencicipi Bubur Banjar ini. Rasanya berbeda karena hampir mirip nasi, bukan bubur,” kata Zainuddin.

Orang di balik layar sajian bubur Masjid Sultan Suriansyah ini bernama Aqilah yang berusia 57 tahun. Ia juga sudah tak tergantikan menjadi juru masak bubur sejak 30 tahun silam. Aqilah mengaku tidak ada resep khusus yang menjadi patokan untuk membuat sajian bubur khas ini. Namun, bagi dia, yang terpenting adalah membantu orang untuk berbuka puasa.

“Seperti biasa saja. Bumbu sop ditambah racikan ayam, wortel, dan seledri. Ditambah dengan niat untuk membantu orang berbuka puasa,” ujarnya terkekeh.

Aqilah juga bercerita, sajian berbuka puasa di Masjid Sultan Suriansyah sempat ingin diubah dengan menu lain. Namun warga menolak lantaran sudah menjadi tradisi rutin di masjid tertua di Kalimantan Selatan itu. Maklum Masjid Sultan Suriansyah memang dikenal sebagai saksi bisu masuknya pengaruh Islam di Tanah Banjar.

“Warganya suka sekali dengan bubur dari umur saya 27 tahun sampai sekarang 57, ini saja menunya. Tapi warga tidak pernah bosan,” cerita Aqilah. Adapun pihak pengelola masjid menyediakan 16,5 liter beras Banjar tiap harinya untuk masyarakat. Ibu-ibu yang bermukim di sekitaran kompleks juga bergotong royong membantu Aqilah menyajikan berbuka puasa.

Pasar wadai Ramadhan Banjarmasin yang dipusatkan di lokasi Banjarmasin Expo di Taman Kamboja, menampilkan beragam jajanan berbuka puasa. Terdapat kue 41 macam khas daerah Banjar. Saat meresmikan pasar wadai Ramadhan tersebut, Senin (6/5), Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin H Hermasyah menyempatkan diri singgah di stand kue 41 macam khas Banjar tersebut.