Saturday, July 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tips Aman Berpuasa Untuk Menderita Gagal Jantung

Tips Aman Berpuasa

Sudah pasti semua umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa setiap memasuki bulan suci Ramadan, namun ini tidak menjadi kewajiban bagi yang sedang mengalami sakit keras. Dimana anjuran berpuasa hanya untuk yang mampu, bagaimana untuk mereka yang mengalami sakit, apakah tetap bisa menjalankan puasa seperti yang lainnya.

Ternyata sekarang ini ada anjuran aman berpuasa untuk penderita gagal jantung, sudah dilakukan penelitian di Arab Saudi, dimana menjalankan ibadah puasa tetap aman untuk pasien gagal jantung, namun harus memenuhi beberapa persyaratan.

Arab Saudi menjadi negara di Eropa yang menjalankan puasa lebih lama dari di Indonesia, puasa bisa berlangsung 5 jam bahkan lebih. Sedangkan untuk penderita gagal jantung, disarankan untuk tetap mendapatkan asupan cairan setiap harinya minimal 2 liter dan harus bisa mengontrol asupan sodium kurang dari 2500 mg.

Ini adalah acuhan dasar, jika pasien tidak bisa memehuni anjuran tersebut dan tetap berpuasa, maka akan terjadi kondisi yang lebih buruk bahkan menyebabkan kematian. Puasa memang tidak akan mengganggu bahkan menyehatkan, namun untuk beberapa orang yang sedang mengalami sakit bisa jadi membunuh diri sendiri.

Bahkan jika pasien gagal ginjal memenuhi anjuran tersebut dan melakukan puasa, maka bisa mengalami kondisi lebih baik. Dalam penelitian di sebutkan jika 90 persen pasien yang mengikuti mengalami tanda-tanda kondisi lebih baik, namun tidak bisa sembuh secara total tetapi kondisinya menjadi lebih stabil dan tenang.

Namun untuk kasus gagal jantung dengan gangguan seperti pembengkakan di pergelangan kaki, mengalami kelelahan tanpa faktor yang jelas dan mengalami sesak napas. Maka ada anjuran untuk tidak berpuasa, karena kondisi cukup lemah, namun jika ingin dicoba silakan karena hanya pasien yang tahu kondisinya sendiri.

Namun diimbau pula, untuk seluruh pasien gagal jantung mengikuti anjuran asupan cairan dan pembatasan sodium (garam) selama berpuasa, karena jika diabaikan maka kondisi akan semakin buruk setiap harinya. Terlebih lagi, jika saat berbuka puasa mengkonsumsi makanan terlalu banyak tanpa mengikuti anjuran, maka akan terjadi pergeseran pada cairan tubuh.

Bahkan dalam penelitian tersebut disebutkan, jika pasien gagal jantung kronis masih bisa berpuasa. Asalkan bisa kontrol cairan dan batasan konsumsi garam. Ini akan berpengaruh pada dosis obat yang diberikan, karena obat akan tetap di minum di jam buka dan sahur.

Ini tentu menjelaskan, jika puasa bukan hambatan untuk melakukan aktivitas apapun. Bahkan dalam kondisi sakit, puasa bisa menyembuhkan dan menyelamatkan seseorang. Ini itu, harus bisa jaga kondisi dengan baik, karena bulan Ramadan banyak memberikan berkah untuk kita semua.

 

 

One Comment

Comments are closed.