Wednesday, November 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tik Tok Berhasil Atasi Konten Negatif, AI dan Report Solusi Utama

Tik tok masih di blokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), hal ini membuat Local Marketing manager, Dina, memberikan solusi. Bagaimana cara menyaring konten negatif dan menjaga agar aplikasi video pendek ini tetap bisa digunakan di Indonesia. Pasalnya kini telah mengembangkan teknologi AI, ini merupakan sebuah kecerdasan buatan (Artificial Intelegence).

Hal ini memang sedang diupayakan aplikasi asal Thiongkok agar bisa memenuhi syarat yang diajukan Kominfo, dimana untuk membuka blokir yang ditutup pada Rabu (04/07/2018) lalu. Pihak pengembang diharapkan untuk menghapus seluruh konten negatif dan diharapkan berperan aktif dalam berkontribusi untuk mengatasi konten negatif.

Dengan diluncurkannya teknologi AI dan adanya fitur report, diharapkan bisa mengatasi konten negatif. Ini juga membutuhkan kerja sama dengan semua pengguna tik tok lainnya, dimana Dina berharap agar semua pengguna aktif yang membuat konten atau menonton, bisa melaporkan jika melihat dan mengetahui konten negatif agar segera mendapatkan respons dari pengembang.

Hal ini dikatakan Dina setelah mengunjungi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dimana meminta penjelasan konten anak yang negatif itu seperti apa. Dimana mengatakan jika tik tok kini sedang mengembangkan filter bagaimana cara mengatasi konten negatif, dikembangkannya teknologi AI dan adanya human resorce diharapkan bisa berperan aktif untuk mengatasi bahkan menekan jumlah konten negatif yang muncul setiap harinya.

Baca juga : Kominfo Akhirnya Blokir Tik Tok Apakah Akan Di Buka Kembali

Menurut penuturan Dina, diharapkan semua pihak berperan aktif dalam memerangi konten negatif, dimana kini sudah ada fitur report, ini akan membuat semua pengguna lebih jeli dan pintar memilah dan memilih. Maka konten positif dan negatif, bahkan jika menemukan konten yang dirasa kurang menguntungkan banyak pihak, segera laporkan untuk ditindaklanjuti nantinya.

Bahkan pihak pengembang berharap seperti yang disampaikan oleh Dina, peran serta semua pengguna agar kejadian pemblokiran oleh Kominfo tidak terulang kembali. Pasalnya konten negatif dan sampah dikirimkan oleh pengguna sendiri, pihak tik tok hanya bisa mengatasi untuk menekan penyebaran saja, namun tidak bisa mengurangi jumlah produksi konten negatif tersebut.

Pihak pengembang aplikasi asal Thiongkok ini memang bergerak cepat, setelah pemblokiran pada Rabu siang tersebut. Langsung ada perwakilan yang datang ke Indonesia dari pusat, bahkan langsung mengurus dan meluruskan masalah tersebut. Mengapa demikian? Pasalnya Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna tik tok terbesar.

Baca juga : Kominfo Belum Buka Blokir Tik Tok Sebelum Penuhi 3 Syarat Utama Terpenuhi

Dina juga menyebutkan, jika pihaknya tetap berperan aktif mengatasi konten negatif dengan cara menekan penyebaran. Dimana pembuatan video sebaiknya dilakukan dengan bijak, bahkan bisa memberikan nilai edukasi untuk orang lain. Apalagi kini banyak pengguna dari usia produktif hingga anak-anak.

Hal ini senada dengan Sutanto yang merupakan ketua KPAI, dimana pihaknya meminta Dina dan pengembang untuk lebih ramah dengan pengguna anak-anak. Pasalnya di usia emas, terlalu banyak rasa penasaran. Jika ini tidak tersalurkan dengan baik, maka akan merusak generasi di masa mendatang, itulah sebabnya muncul kebijakan keras dari Kominfo berupa pemblokiran.

Tik tok masih terus berbenah dan mencoba mengikuti saran yang diajukan oleh Kominfo, jika memang sudah berhasil mengatasi konten negatif dan beberapa persyaratan lain mulai bisa berjalan dari sekarang. Maka segera akan dibuka blokir dan aplikasi berbasis delapan nada ini bisa digunakan kembali seperti sebelumnya.

Related Post

Gaya Bercinta favorit Pengantin Baru Gaya bercinta untuk pasangan yang baru memulai berumah tangga memang hal baru, dimana Anda dan pasangan belum pernah melakukan hubungan intim sebelumn...
The Minions Raih Gelar Ke-9 Di Tahun 2018 Dalam Fi... Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tampil sebagai juara ganda putra Hong Kong Terbuka 2018, Minggu (18/11/2018), usai mengandaskan ganda...
Kecanduan Rokok, Ada Makanan Yang Bisa Mengurangi ... Merokok memang kegiatan yang sangat buruk, hal ini bukan hanya merugikan diri sendiri namun juga orang di sekitar. Namun sayang, jumlah perokok akti...
Rambut Sehat Meski Sering Ganti Warna, Ini Cara Pe... Rambut sehat tentu jadi dambaan banyak orang, apalagi untuk wanita yang memiliki rambut panjang dan lebat, sehingga bisa dibentuk sesuai keinginan. Ba...

One Comment

Comments are closed.