Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

The Minions Raih Gelar Ke-9 Di Tahun 2018 Dalam Final Hongkong Terbuka

The Minions Raih Gelar Ke-9 Di Tahun 2018 Dalam Final Hongkong Terbuka

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tampil sebagai juara ganda putra Hong Kong Terbuka 2018, Minggu (18/11/2018), usai mengandaskan ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dua gim langsung, 21-13 dan 21-11. Kamura/Sonoda bukanlah lawan asing buat Marcus/Kevin. Sebelum bertanding di Hong Kong Terbuka 2018, kedua pasangan telah bertemu 10 kali dengan Marcus/Kevin memenangi 6 di antaranya.

Dua pertemuan terakhir, di Asian Games 2018 dan Denmark Terbuka, dimenangi Marcus/Kevin dua gim langsung. Pada turnamen yang disebut terakhir, Marcus/Kevin bahkan menang dalam waktu 36 menit saja. Khusus untuk kemenangan tahun ini, Marcus/Kevin kini menorehkan rekor anyar: Delapan gelar juara dalam satu kalender tahun. ‘Minions’ mengalahkan rekor yang mereka buat sendiri tahun lalu, di mana mereka meraih tujuh gelar juara dalam satu tahun.

Bagi Kamura/Sonoda, senjata untuk mematikan Marcus/Kevin adalah bermain agresif dan menerapkan tempo cepat. Strategi ini tampak berhasil di menit-menit awal. Lewat agresivitas di depan net, Kamura/Sonoda sering menyambar pukulan Marcus/Kevin lebih awal. Dengan cara ini, Kamura/Sonoda sempat menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Namun, agresivitas itu bukan tanpa kelemahan. Lantaran terlalu terburu-buru, Kamura/Sonoda justru kerap bikin eror. Alhasil, Marcus/Kevin mendapatkan keuntungan. Dari sinilah, ganda nomor satu dunia itu mengungguli Kamura/Sonoda 5-3. Dari situ, Marcus/Kevin mendapatkan angin. Setelah unggul 11-7 pada saat interval, duet yang berselisih empat tahun itu meraih keunggulan 13-7, lalu 14-8, dan 15-8, lewat keliatan dan kecepatan dalam bergerak.

Kamura/Sonoda memilih untuk menghadapi sederet pukulan keras dan smes Marcus/Kevin dengan sama-sama menjaga area belakang. Langkah tersebut justru membuat Marcus/Kevin mendapatkan angin. Pukulan-pukulan keras ‘Minions’ berulang kali gagal diantisipasi oleh Kamura/Sonoda. Alhasil, Marcus/Kevin unggul 16-8, sebelum Kamura/Sonoda mengubah skor menjadi 16-9 beberapa saat kemudian. Setelah skor berubah menjadi 17-9, barulah Kamura/Sonoda bergerak. Mereka mulai berani melancarkan smes dan pukulan keras.

Sial bagi Kamura/Sonoda, Marcus/Kevin tidak kehilangan ketenangan. Serangkaian pukulan keras itu dikembalikan dengan mudahnya. Sampai akhirnya, sebuah pengembalian akurat ke tengah lapangan Kamura/Sonoda membuat ganda Jepang itu tertinggal makin jauh. Marcus/Kevin mendapatkan poin ke-18 mereka.

Kevin bereaksi cepat ketika Kamura/Sonoda sama-sama menunggu. Lewat pukulannya di depan net, Kevin membawa dirinya dan Marcus meraih keunggulan 20-12. Marcus/Kevin kemudian menutup gim pertama dengan keunggulan 21-13 Dominasi itu berlanjut pada gim kedua. Marcus/Kevin menguasai jalannya laga karena, per analisis komentator pertandingan, lebih baik dalam melakukan transisi, baik dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya. Pembacaan yang buruk dari Kamura/Sonoda juga beberapa kali membuat Marcus/Kevin mendapatkan poin.

Pada awal-awal gim kedua, Marcus/Kevin dengan cepat unggul 4-1, lalu 5-2. Mereka kemudian memaksa Kamura/Sonoda untuk bermain cepat juga. Apes, Kamura/Sonoda justru sering melakukan kesalahan ketika diajak bermain cepat. Marcus/Kevin mendapatkan poin keenam mereka setelah pukulan lawan mengenai net.

Marcus/Kevin terus menjaga konsistensi mereka. Skor kemudian sempat berubah menjadi tipis, 9-6, tetapi sebuah sergapan Kevin tepat di depan net membuat ‘Minions’ unggul 10-6, lalu unggul 11-6 pada saat interval. “Pokoknya fokus terus,” ujar sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, kepada Marcus/Kevin, menandakan bahwa ganda putra andalan Indonesia ini sudah berada di trek yang benar.

Kembali ke lapangan, dominasi itu berlanjut. Marcus/Kevin dengan cepat mendapatkan dua poin tambahan dan unggul 13-6. Marcus/Kevin lantas unggul jauh, 15-7, setelah pukulan keras dari belakang melesak ke sela-sela kaki Kamura. Teriakan dukungan dari suporter Marcus/Kevin pun makin lantang terdengar.

Marcus/Kevin unggul jauh 19-9 ketika pukulan sang lawan mengenai net. Pujian bahwa keduanya sukses mendominasi dan menjaga konsistensi dilontarkan Steed Pedersen dan Gillian Clark, kedua komentator, ketika melihat permainan Marcus/Kevin. Sampai kemudian, mereka menyudahi perlawanan Kamura/Sonoda, yang betul-betul kesulitan di pertandingan ini, dengan skor 21-11.