Monday, May 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ternyata Di Indonesia Ada Bisnis Bodyguard Perempuan Profesional

Ternyata Di Indonesia Ada Bisnis Bodyguard Perempuan Profesional

Bodyguard biasanya memang selalu identik dengan sosok laki-laki yang tegap, bertubuh kekar dan tampang sangar. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, bodyguard ternyata tak selalu seperti itu. Banyak juga bodyguard yang saat ini berwajah rupawan dan tubuhnya tak melulu berotot kawat. Selain itu tidak hanya laki-laki, profesi bodyguard juga sudah banyak dilakoni oleh perempuan.

Di Indonesia, tren bodyguard perempuan dimulai pada 2012/2013. Faktor pendorongnya beragam, misalnya saja karena adanya permintaan khusus dari klien perempuan yang merasa lebih nyaman bila dikawal oleh bodyguard perempuan.

Seperti yang sudah diungkapkan oleh CEO My Guards Indonesia, Bayu Dani. Menurutnya eksistensi bodyguard perempuan itu muncul karena banyaknya permintaan klien dari kalangan sosialita. Bodyguard perempuan ini bisa mendampingi kegiatan ibu-ibu sosialita ke mana pun mereka pergi. Di acara arisan misalnya, mereka tidak akan merasa keberatan jika harus berperan sebagai seorang asisten pribadi.

“Memang (ibu-ibu sosialita ini) belum cukup terbiasa ada bodyguard (laki-laki), kesannya norak. Itu sebabnya mereka minta perempuan. Kalau arisan mereka (bodyguard perempuan) akan duduk di sebelah (klien) seperti asisten pribadi,” kata Bayu.

Alasan lainnya yang cukup unik adalah rasa takut para suami bila istrinya main mata dengan si penjaga. Agar tak was-was, maka dipilihlah bodyguard perempuan. Biasanya permintaan ini berasal dari para pejabat atau pun juga pengusaha.

“Kasus-kasus yang sering terjadi justru adalah hubungan-hubungan pribadi antara bodyguard (laki-laki) dengan istri-istri si klien. Jadi kita memang telah ambil cara yang baru, kita offering untuk female bodyguard.” Menurut penjelasan pemilik perusahaan bodyguard Artha Corps, Wira Brave kepada kumparan pada hari Kamis (7/3).

Kriteria Bodyguard Perempuan

kriteria bodyguard perempuan

Menjadi bodyguard perempuan tidak bisa sembarang. Ada kriteria khusus yang harus dimiliki. Syarat paling utama yang selalu ada di setiap rekrutmen perusahaan penyedia jasa bodyguard perempuan adalah kemampuan bela diri.

“Pertama, dia harus punya keahlian bela diri. Kedua, dia juga memang menyukai bidang itu. Dimana artinya bukan hanya untuk bekerja sampingan saja” jelas Daniel Sihombing di ujung telepon saat dihubungi hari Senin (4/3). Pria asal Sumatra Utara itu merupakan pemilik Jaguar Strong Bodyguard (JSB), salah satu agen penyalur jasa pengamanan yang berdiri sejak 2010 lalu.

Selain kemampuan bela diri, ada pula sederet kriteria lain yang dibuat oleh JSB yaitu tinggi badan minimal 168 cm. Serta badan juga harus atletis dan suka olah raga.

Daniel mengatakan setelah dua tahun beroperasi, banyak klien yang menanyakan ketersediaan pengawal perempuan kepadanya. Untuk memenuhi kebutuhan para klien, Jaguar Strong Bodyguard akhirnya membuka jasa bodyguard perempuan. Saat ini tercatat sudah ada 60 bodyguard perempuan yang bekerja di bawah naungan JSB.

Ada pula kisah menarik dalam proses rekrutmen di Jaguar Strong Bodyguard. Mereka merekrut mantan narapidana perempuan. Mantan narapidana yang direkrut juga tidak asal. Mereka adalah korban-korban pelecehan seksual. Karena sakit hati dan juga berniat membela diri, mereka terpaksa melakukan tindakan kekerasan hingga tersandung hukum dan dijebloskan ke penjara.

Dalam proses rekrutmen, para mantan narapidana ini harus melewati proses pembinaan dari psikolog. Setelah dinyatakan lolos, barulah mereka bisa turun ke lapangan. Menurut Daniel, perempuan-perempuan yang pernah mendekam di balik jeruji besi justru memiliki kelebihan tersendiri terutama soal keberanian. Di samping itu juga, alasan dirinya merekrut mantan napi adalah untuk meminimalisir aksi kriminal.

“Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat kejahatan di lapangan, artinya mereka keluar dari penjara kan bingung mau cari makan di mana, kalau mereka punya kelakuan baik kita bisa lihat kok ini cocok untuk female bodyguard. Mereka terus kita latih, lalu kita masukkan pelatihan bela diri, yang penting keberanian mereka itu sudah ada,” katanya.