Monday, August 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Ternyata Begini Asal Mula Munculnya Istilah French Kiss

Ternyata Begini Asal Mula Munculnya Istilah French Kiss

Bohong banget kalau kamu enggak pernah mendengar istilah french kiss. Istilah ini begitu populer karena teknik berciuman yang dilakukan tidak hanya melibatkan bibir, tapi juga lidah dengan ciuman yang sangat intens dan penuh dengan nafsu.

Jika diibaratkan, French kiss jauh lebih tepat hanya dilakukan oleh pasangan resmi saja. Pasalnya, setelah berciuman biasanya akan dilanjutkan dengan “aksi” selanjutnya yang jauh lebih panas, dan hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah saja.

Terlepas dari sifatnya yang sangat “buas” dan kerap digunakan sebagai bagian dari foreplay atau malah kerap dilakukan sebagai bagian dari aktivitas seksual, ternyata istilah French kiss sendiri ternyata cukup menyimpan banyak misteri.

Asal Mula Munculnya French Kiss

Secara harfiah, istilah French kiss bisa diartikan sebagai ciuman Prancis atau ciuman ala orang Prancis. Tapi meskipun begitu, penulis buku The Science of Kissing, Sheril Kirshenbaum, menyebut jika istilah French kiss sendiri masih sangat misterius. Meskipun begitu, menurut beberapa cerita, istilah French kiss sendiri justru lebih dulu dikenal di Amerika setelah Perang Dunia II, dan tidak terlalu populer di Prancis.

Cerita awalnya, ketika itu para prajurit Amerika banyak yang ditugaskan di Eropa. Lama berada di perantauan, mereka pun akhirnya membangun hubungan spesial dengan penduduk lokal, tentu saja mereka pun membangun hubungan dengan para wanita Prancis.

Perang selesai, dan para tentara ini pun harus kembali pulang ke negaranya. Nah sebagai ucapan perpisahan, konon katanya beberapa di antara mereka ada yang melakukan ciuman dengan gaya yang sangat intens, dan gaya ciuman inilah yang dikenal dengan istilah French Kiss.

Dugaan ini makin diperkuat dengan munculnya sebuah foto pasca Perang Dunia II, yang memperlihatkan seorang pelaut Amerika tengah mencium perawat berseragam putih di Time Square sebagai perayaan kemenangan Sekutu atas Jepang.

Orang Prancis Sendiri Tidak Mengenalnya

Jika Amerika sudah mengenal istilah French kiss sejak Perang Dunia II, orang Prancis justru tidak mengenal istilah ini. Baru di tahun 2014 kemarin, kamus Petit Robert menambahkan kata “galocher”, yang merujuk pada aktivitas berciuman dengan menggunakan lidah.

Terlepas dari semua itu, Prancis dengan Ibukotanya, Paris, memang sejak dulu dikenal sebagai negara yang penuh dengan romantisme. Bahkan menurut Wordorigins.org, sejak tahun 1920an, kata “French”  sudah disematkan dalam istilah-istilah yang merujuk kepada hubungan pria dan wanita dewasa.

Namun, ingat, French kiss memang mampu memberikan kenyamanan dan membuat hubungan seksual semakin membara. Selain itu, banyak penelitian yang menyebut jika berciuman ampuh mengurangi ketegangan dan rasa cemas yang disebabkan oleh hormon stres kortisol.

Meskipun begitu, kamu harus ingat jika aktivitas ini pun mengandung bahaya yang tinggi, termasuk berisiko menularkan penyakit, terutama penyakit yang berhubungan dengan virus dan bakteri, seperti Pilek, Flu, Infeksi Herpes, Hepatitis B, Meningitis dan penyakit lainnya.

Maka dari itu, untuk menghindari itu semua, pastikan kamu dan pasangan selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi (minimalnya) 2 kali dalam sehari, dan hindari berciuman ketika kamu atau pasangan sedang sakit atau terdapat luka di bibir serta mulutnya.

Nah, yang paling penting dari semua itu adalah, kamu hanya boleh berciuman dengan pasangan yang sudah resmi. Berciuman dengan orang yang tidak kamu kenal, atau baru kenal beberapa saat, berisiko tertular penyakit yang mungkin malah bisa menghancurkan masa depanmu.