Tuesday, September 29Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tanggapan Beberapa Tokoh Atas Ocehan Amien Rais

Tanggapan Beberapa Tokoh Atas Ocehan Amien Rais

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul turut menyindir sikap Amien Rais setelah diperiksa oleh Polda Metro Jaya terkait kasus Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10/2018). Hal tersebut tampak dari laman Twitter @ruhutsitompul yang diunggah pada Kamis (11/10/2018). Selain Ruhut, yang turut menanggapi sikap Amien Rais tersebut ialah Mahfud MD, Kapitra, Yusril, dan Ketua KPK.

Ruhut Sitompul mengatakan apabila seorang pemimpin harus berpikir positif, bukan sebaliknya. Ia pun kemudian menyebut jika hal itu bisa dicontohkan dengan situasi Amien Rais yang memuji pihak kepolisian setelah diperiksa. Padahal menurut Ruhut Sitompul, Amien Rais sempat berpikir negatif sebelum datang ke Polda Metro Jaya.

Dikutip dari Kompas.com, Amien Rais mengungkapkan bahwa dirinya diperlakukan dengan baik oleh penyidik Polda Metro Jaya. Amien Rais mulai memasuki lobi Direktorat Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.00 WIB, dan dirinya keluar sekitar pukul 16.00 WIB. Amien Rais mengatakan bahwa waktu pemeriksaan dirinya memang terlihat cukup lama.

Akan tetapi, separuh waktu tersebut digunakan untuk makan, salat, dan berbincang-bincang. Amien Rais yang diperiksa sebagai saksi terkait kasus penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet, mengaku dirinya merasa dihormati dan dimuliakan oleh penyidik. Dirinya juga menambahkan bahwa suasana pemeriksaan betul-betul akrab, penuh canda, dan tawa.

Sementara itu, polisi telah menetapkan Ratna Sarumpaet tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan. Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran.  Mahfud MD pun Berkicau: Bukan Jadi Target Tersangka Amien Rais tiba di Polda Metro Jaya dengan kawalan dari Persaudaraan Alumni (PA) 212. Diultimatum minta maaf pada Kapolri oleh salah satu elite partai demokrat.

“Kalau tidak diindahkan, kami akan laporkan ke polisi Meski demikian, ia tak menjelaskan secara jelas mengapa ia melontarkan permintaan tersebut.  Namun usai menjalani pemeriksaan sikap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais  berubah drastis. Amien merasa dimuliakan selama menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

“Saya dihormati, dimuliakan ya, oleh para penyidik. Yusril Nilai Ucapan (Tindakan) Amien Rais Menyinggung Kapolri Tito Tidak Perlu dan Mengada-ada Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra, menghargai kesediaan Amien Rais hadir dan menjadi saksi untuk kasus berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet.

Namun, tindakan Amien Rais yang mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat datang ke Polda Metro Jaya, dinilai Yusril merupakan tindakan yang tidak perlu. Menurut Yusril, tindakan kepolisian sudah tepat terkait pemanggilan Amien Rais yang berstatus saksi dalam kasus Ratna Sarumpaet. Kata Yusril, ungkapan dirinya terkait Jaksa agung ilegal itu bukan isapan jempol belaka. Yusril juga menyebut, bahwa ungkapan Amien Rais yang mendesak Kapolri Tito Karnavian dicopot tidak memiliki landasan dan alasan, dan dapat dikategorikan sebagai mengada-ada untuk pengalihan perhatian.

Ketua KPK Respon Amien Rais dan mempersilakan Mantan Ketua MPR Amien Rais mendatangi kantornya. Menurut Agus KPK merupakan kantor rakyat.  Pada Senin lalu, usai mengikuti rapat tim advokasi dan hukum BPN Prabowo-Sandi Amien Rais menegaskan akan menghadiri panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet pada Rabu, (10/10/2018).

Menurutnya kasus tersebut hingga kini penanganannya belum rampung. Namun hingga saat ini, Amien Rais belum juga menyambangi KPK, padahal sudah dipersilakan KPK. Bahkan Amien Rais dikatakan bisa mendapat uang Rp 200 juta jika melaporkan kasus korupsi.