Monday, September 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tag: Mayat

Fakta-fakta Mengenai Kasus Mayat Ranjang Di Banyuasin

Fakta-fakta Mengenai Kasus Mayat Ranjang Di Banyuasin

Berita
Seorang perempuan telah dibunuh, berusaha dimutilasi dan jenazahnya dimasukkan ke dalam ranjang. Peristiwa ini diketahui terjadi di sebuah kamar Penginapan Sahabat Mulia yang berada di Jalan Hindoli, Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (10/5). Berikut 5 fakta terkait kasus ini. Awalnya disebut-sebut sebagai "kasus mayat koper" Berdasarkan keterangan para petugas hotel kepada polisi, penyewa kamar tersebut adalah pria berinisial DN. Dia sempat keluar dari hotel membawa satu koper berwarna hitam sembari menelepon dan bertanya harga sewa speedboat. Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, saksi melihat laki-laki kembali ke penginapan itu dengan membawa masuk kembali satu koper lagi dari luar. Ada dua laki-laki yang diduga terlibat DN...
Ternyata Orang Ini Yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper Di Blitar

Ternyata Orang Ini Yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper Di Blitar

Berita
Suasana duka menyelimuti rumah Budi Hartanto (28), warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di dalam koper di Blitar. Seluruh keluarga, kerabat dan teman-temannya, menanti dengan gusar kedatangan jenazah pria yang berprofesi sebagai penari itu. Sebab, hingga Rabu (3/4) pukul 23.00 WIB, jenazah Budi masih berada di RSUD Mardi Waluyo, Blitar. Di mata keluarga, anak sulung dari tiga bersaudara pasangan suami istri Darmaji dan Hamidah tersebut dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah. Nasuka, paman korban, menuturkan, Budi ikut bertanggung jawab dan membantu ekonomi keluarga. "Anaknya baik, sopan, tanggung jawab. Dia itu memberi biaya adiknya sekolah, membantu orang tuanya," ungkap Nasuka di rumah duka, Rabu (3/4). Selain berpro...
Beginilah Cara Ekstrem Menjajal Pedang Katana Asal Jepang

Beginilah Cara Ekstrem Menjajal Pedang Katana Asal Jepang

Berita, Unik
Zaman dahulu mayat digunakan untuk tes kehebatan katana tepatnya saat periode Edo menguasai Jepang. Katana yang telah dibuat biasanya diujikan pada mayat. Dengan begitu maka kemampuan tebasan katana dapat terlihat dengan jelas. Samurai akan melakukannya pada mayat dari musuh. Setelah lulus uji barulah katana ini bisa digunakan untuk samurai dalam membela tuannya. Praktik ini lambat laun telah ditinggalkan karena dianggap cukup tidak beradab. Akhirnya katana hanya diujikan pada pohon atau benda lainnya. Kemampuan dari katana memang hanya bisa dilihat jika digunakan untuk menebas objek. Jika hanya dilihat maka tidak akan bisa terlihat apakah pedang ini kuat dan juga tajam. Jika kita membahas tentang pedang katana, pasti tidak lupa dengan negara pembuatnya. Jepang yang pertama kali memper...