Wednesday, December 12Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tag: Grab

Siapa Yang Jadi Korban Saat Gojek Dan Grab Perang tarif

Siapa Yang Jadi Korban Saat Gojek Dan Grab Perang tarif

Berita, Teknologi
Menjelang Ramadan 2015, Go-Jek, aplikasi ride-sharing yang baru berumur sekitar enam bulan, meluncurkan program “Ceban Menjelang Ramadhan”. Melalui program itu, pengguna Go-Ride dapat diantarkan ke tujuannya masing-masing —tak lebih dari 25 kilometer— hanya dengan ongkos Rp10 ribu. Strategi promosi tersebut sukses.  "Saking banyaknya yang menggunakan promo itu, Go-Jek meledak menjadi layanan aplikasi no. 1 di Jakarta. Kami pun ikut kaget” kata pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim. Secara umum menurutnya, komponen tarif Go-Ride terdiri atas tarif dasar dan juga tarif per kilometer. Tarif dasar adalah tarif rata berbatas jarak tertentu. Pada 2015, jarak 0-6 kilometer dihargai Rp15 ribu. Kini, berdasarkan ujicoba aplikasi Go-Ride untuk bepergian dari kawasan Kemang Timur Raya ke berbagai variasi
Driver Grab Yang Kecewa Pindah Haluan Ke Gojek

Driver Grab Yang Kecewa Pindah Haluan Ke Gojek

Berita, Breaking News
Ratusan pengemudi Grab memadati kantor Gojek di Jalan Kemang Timur Nomor 21, Jakarta Selatan. Salah seorang pengemudi Yoyo (37) mengatakan bahwa tujuan mereka ke kantor Gojek untuk mendaftar sebagai pengemudi Gojek dengan membuka akun baru. "Capek mbak, kita demo beberapa kali tidak pernah didengarkan sama Grab. Nah, kebetulan kemarin Gojek menawarkan boleh buka 2 akun, jadi ya kita mau coba pakai Gojek juga," ungkapnya kepada Tirto di depan Kantor Gojek, Jumat (16/11/2018). Yoyo bercerita bahwa kebijakan yang dilakukan Grab tidak menguntungkan bagi para driver, khususnya tentang skema insentif yang diterima setiap harinya. "Dari yang tadinya seimbang antara keuntungan Grab dengan mitra kerja, namun lama kelamaan lebih banyak menguntungkan kantor," ujarnya. Hal serupa juga dilakukan ole...
Satu Lagi Pesaing Gojek Dan Grab Telah Hadir Di Indonesia

Satu Lagi Pesaing Gojek Dan Grab Telah Hadir Di Indonesia

Berita, Teknologi
Aplikasi berbasis transportasi online bernama Bonceng telah resmi diperkenalkan pada hari Sabtu (10/11/2018) di Jakarta. Aplikasi hasil karya anak bangsa mengklaim siap untuk meramaikan pencarian sarana transportasi melalui smartphone. Dalam keterangan resmi, Bonceng berussha menjelaskan beberapa hal yang membedakan layanan miliknya dengan transportasi online yang lain seperti Go-Jek dan Grab. Salah satunya yaitu Bonceng membebaskan segala potongan atau pun beban biaya transaksi kepada para drivernya. Driver hanya cukup memenuhi persyaratan agar bisa online untuk dapatmenerima orderan. Setiap order ataupun transaksi yang terjadi sepenuhnya akan menjadi milik driver. Berapa pun jumlah transaksi yang diperoleh si driver, Bonceng memastikan tidak akan memotong satu rupiah pun. Lebih lanjut...
Kemenhub Nilai Grab Seperti Ini Karena Hadapkan Mitra Pengemudi Dengan Polisi

Kemenhub Nilai Grab Seperti Ini Karena Hadapkan Mitra Pengemudi Dengan Polisi

Berita
Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah mitra pengemudi Grab berakhir anarkis di depan kantor Grab Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan. Demo ricuh karena mereka tidak bisa bertemu dengan manajemen Grab Indonesia  untuk menyampaikan tuntutan  seperti meminta akun mereka diaktifkan kembali serta transparansi pajak yang dipungut Grab dari pendapatan para pengemudi. Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengaku sebelum adanya aksi demo ia telah mengingatkan manajemen Grab menemui para driver. Jika memang petingginya tidak bisa bertemu maka manajemen tetap diminta untuk mengakomodir aspirasi para pengemudi "Ada dua skema yang pertama oke tidak kita temui dengan catatan aspirasi mereka bisa terakomodir," kata Budi Setiyadi kepada Tribunnews.com, Selasa (30/10/2018