Wednesday, December 12Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Tag: Gojek

Gojek Dipastikan Akan Resmi Mengaspal Di Singapura

Gojek Dipastikan Akan Resmi Mengaspal Di Singapura

Berita, Teknologi
Lama dinanti, akhirnya layanan ride-hailing Go-Jek asal Indonesia mulai hadir di Singapura. Aplikasi Go-Jek sudah bisa diunduh mulai hari ini, Kamis (29/11/2018) oleh para warga Negeri Singa, dari toko aplikasi Android dan iOS. Namun, aplikasi Go-Jek untuk Singapura tersebut masih berupa versi beta. Layanannya pun masih cukup terbatas hanya di bagian Timur negara itu saja, mencakup Central Business District, Jurong East, Changi, Pungol, Ang Mo Kio, dan juga Sentosa. Selagi masih berada dalam tahap beta, pengguna aplikasi Go-Jek di Singapura hanya bisa memesan layanan dan bepergian ke wilayah-wilayah ini saja. Dalam sebuah penyataan yang dimuat oleh Straits Times, Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo mengatakan pihaknya memang telah mulai menggulirkan aplikasi Go-Jek dalam masa uji coba. “K
Siapa Yang Jadi Korban Saat Gojek Dan Grab Perang tarif

Siapa Yang Jadi Korban Saat Gojek Dan Grab Perang tarif

Berita, Teknologi
Menjelang Ramadan 2015, Go-Jek, aplikasi ride-sharing yang baru berumur sekitar enam bulan, meluncurkan program “Ceban Menjelang Ramadhan”. Melalui program itu, pengguna Go-Ride dapat diantarkan ke tujuannya masing-masing —tak lebih dari 25 kilometer— hanya dengan ongkos Rp10 ribu. Strategi promosi tersebut sukses.  "Saking banyaknya yang menggunakan promo itu, Go-Jek meledak menjadi layanan aplikasi no. 1 di Jakarta. Kami pun ikut kaget” kata pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim. Secara umum menurutnya, komponen tarif Go-Ride terdiri atas tarif dasar dan juga tarif per kilometer. Tarif dasar adalah tarif rata berbatas jarak tertentu. Pada 2015, jarak 0-6 kilometer dihargai Rp15 ribu. Kini, berdasarkan ujicoba aplikasi Go-Ride untuk bepergian dari kawasan Kemang Timur Raya ke berbagai variasi
Terungkap Sudah Identitas Para Bos Besar Gojek Dari Bocoran Dokumen

Terungkap Sudah Identitas Para Bos Besar Gojek Dari Bocoran Dokumen

Berita, Breaking News
Sejak pertama kali didirikan pada 2010, perusahaan teknologi ride sharing Gojek telah berkembang menjadi salah satu startup unicorn (valuasi di atas 1 miliar dollar AS) di Indonesia. Setelah melalui sejumlah sesi pendanaan yang mampu meraup dana triliunan rupiah, melibatkan berbagai investor terkenal seperti Google, Tencent, JD, hingga Astra dan juga GDP Venture, namun belum banyak yang mengetahui struktur internal dari Go-Jek. Belakangan ini telah beredar bocoran informasi dari firma konsultasi investasi Momentum Works mengenai hal itu. Dokumen tersebut diketahui berasal dari berkas-berkas yang telah diserahkan Go-Jek dalam proses sesi pendanaan terkini.  Informasi dari Momentum Works telah membeberkan sebagian komposisi dewan direksi dan juga dewan komisaris Go-Jek, berikut adalah beb
Driver Grab Yang Kecewa Pindah Haluan Ke Gojek

Driver Grab Yang Kecewa Pindah Haluan Ke Gojek

Berita, Breaking News
Ratusan pengemudi Grab memadati kantor Gojek di Jalan Kemang Timur Nomor 21, Jakarta Selatan. Salah seorang pengemudi Yoyo (37) mengatakan bahwa tujuan mereka ke kantor Gojek untuk mendaftar sebagai pengemudi Gojek dengan membuka akun baru. "Capek mbak, kita demo beberapa kali tidak pernah didengarkan sama Grab. Nah, kebetulan kemarin Gojek menawarkan boleh buka 2 akun, jadi ya kita mau coba pakai Gojek juga," ungkapnya kepada Tirto di depan Kantor Gojek, Jumat (16/11/2018). Yoyo bercerita bahwa kebijakan yang dilakukan Grab tidak menguntungkan bagi para driver, khususnya tentang skema insentif yang diterima setiap harinya. "Dari yang tadinya seimbang antara keuntungan Grab dengan mitra kerja, namun lama kelamaan lebih banyak menguntungkan kantor," ujarnya. Hal serupa juga dilakukan ole...
Satu Lagi Pesaing Gojek Dan Grab Telah Hadir Di Indonesia

Satu Lagi Pesaing Gojek Dan Grab Telah Hadir Di Indonesia

Berita, Teknologi
Aplikasi berbasis transportasi online bernama Bonceng telah resmi diperkenalkan pada hari Sabtu (10/11/2018) di Jakarta. Aplikasi hasil karya anak bangsa mengklaim siap untuk meramaikan pencarian sarana transportasi melalui smartphone. Dalam keterangan resmi, Bonceng berussha menjelaskan beberapa hal yang membedakan layanan miliknya dengan transportasi online yang lain seperti Go-Jek dan Grab. Salah satunya yaitu Bonceng membebaskan segala potongan atau pun beban biaya transaksi kepada para drivernya. Driver hanya cukup memenuhi persyaratan agar bisa online untuk dapatmenerima orderan. Setiap order ataupun transaksi yang terjadi sepenuhnya akan menjadi milik driver. Berapa pun jumlah transaksi yang diperoleh si driver, Bonceng memastikan tidak akan memotong satu rupiah pun. Lebih lanjut...