Tuesday, September 25Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Supir “Fake Taxi” Indonesia Berakhir Di Meja Hukum

Supir "Fake Taxi" Indonesia Berakhir Di Meja Hukum

Taxi menjadi salah-satu alat transportasi yang nyaman dan aman bagi penumpang di Indonesia. Bukannya mengantarkan penumpangnya sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman, supir taxi yang satu ini malah berulah membuat penumpang wanitanya merasa trauma.

Seorang supir taxi meresahkan penumpang wanita yang sedang hamil tujuh bulan karena melakukan hal yang tidak senonoh. Tidak tahu apa yang berada dalam pikiran supir taxi ini sehingga bisa melakukan onani di depan penumpang yang sedang hamil tujuh bulan.

Perbuatan tidak wajar tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara. Kala itu wanita yang sebut saja namanya mawar (29) menggunakan jasa taxi online dan IZ (35) sebagai supirnya.

Korban memesan taxi dari jalan Imam Bonjol. Awalnya semuanya berjalan biasa saja, supir taxi melakukan obrolan biasa dengan korban. Namun entah bagaimana jadinya supir mulai mengarah pembicaraan kepada hal intim.

Kala itu pelaku mengatakan bahwa jika hamil tujuh bulan maka tidak bisa berhubungan intim dengan suami, lalu korban menjawab “Abang akan merasakannya jika istri abang sedang hamil”.

Pelaku mulai menunjukkan sikap yang aneh, mobil yang saat itu berada di MT Haryono dan seharusnya akan melewati Medan Mall seperti yang biasanya dilewati oleh korban pada saat itu malah dibelokkan ke arah jalan jawa dan tembus di jalan perintis kemerdekaan.

[Viral] Kisah Cinta Polwan Dengan Anggota Yakuza

Korban mulai bersuara dan mengatakan bahwa ini bukan arah yang benar untuk menuju ke rumahnya. Namun sang supir dengan santainya menjawab bahwa dirinya sedang sangek atau horny.

Supir yang diketahui memiliki profesi utama di salah-satu BUMN ternama tersebut akhirnya menghentikan mobilnya di jalan Madong Lubis. Saat itu pelaku mengatakan kepada korban bahwa sepanjang perjalanan satu tangannya memegang kemaluan sembari menunjukkan kepada korban.

Merasa tidak nyaman dengan perlakuan supir, Korban meminta supir untuk membuka pintu dan berhasil melarikan diri dengan menggunakan becak. Sampainya di rumah, korban yang juga merupakan guru tersebut langsung melaporkan kejadian ini kepada suaminya. Mendengar cerita si istri, suami tidak tinggal diam dan melaporkan hal ini ke Mapolresta Medan.

Sebelum membuat laporan ke Mapolresta Medan, suami dan pengacaranya telah mengadukan hal ini ke kantor taxi online. Namun pihak perusahaan hanya bisa menghapus akun supir taxi online tersebut.

Pihak korban merasa kecewa dengan perusahaan taxi tersebut yang dikatakan seharusnya mendampingi korban untuk membuat laporan ke Mapolresta Medan. Bukan hanya itu, pihak perusahaan juga dikatakan tidak profesional melihat mobil yang digunakan untuk mengantarkan penumpang dengan mobil yang tertulis di aplikasi jelas berbeda.

Mengetahui kalau pihak korban telah mendatangi perusahaan taxi online, pelaku langsung meminta maaf melalui pesan singkat di WhatsApp dan berjanji akan datang pada hari Minggu. Namun setelah ditunggu akhirnya supir taxi tidak menunjukkan batang hidungnya. Melihat sikap sang supir yang tidak serius, pihak korban akan melanjutkan proses hukum ini.

Jika pelaku dinyatakan bersalah, maka pelaku akan terancam dijatuhi hukuman 2 tahun 8 bulan penjara dalam tindak pidana 281 KUHP mengenai kesopanan.

Related Post

Mencintai Pria Beristri, Saatnya Berhenti Dengan T... Mencintai pria beristri, ini memang bukan fenomena baru. Pasalnya Anda tidak bisa menghalangi hati untuk jatuh cinta, namun tentu harus tahu batasanny...
Artikel Ramadan – Waktu Makan yang Tepat Saa... Artikel Ramadan - Bulan Ramadan akhirnya tiba, seluruh umat muslim tentu sudah bersiap untuk menjalankan ibadah puasa, biasanya berlangsung selama 3...
5 Cara Tepat Untuk Mempercepat Metabolisme Tips Kebugaran - Tampaknya beberapa orang memiliki pertumbuhan metabolisme cepat sementara yang lain lebih lambat. Cepat lambatnya proses mengubah m...
Cewek Ini Bikin Heboh Di Acara Car Free Day Makass... Berita menarik juga datang dari anak millenial yang tidak selalu datang dalam konotasi negatif namun banyak pula yang memiliki prestasi atau pesan p...