Monday, October 14Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Supir BMW Menodongkan Pistol Ke Pengendara Lain Di Jakpus

Supir BMW Menodongkan Pistol Ke Pengendara Lain Di Jakpus

Seorang pria yang belum diketahui identitas menodongkan pistol ke pengendara mobil di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/6). Pengendara BMW B 1764 PAF itu menodongkan pistol karena jalannya terhalang pengemudi Isuzu Panther. Padahal, pelakulah yang melawan arah.

Video aksi koboi itu terekam dan tersebar di media sosial. Dalam video itu, tampak pria itu turun sambil menenteng pistol dan menghampiri pengemudi Panther. Menanggapi hal itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan akan menelusuri peristiwa itu. Bila hal itu benar, tentu sangat meresahkan.

“Nanti masih kita cek. Saya dapat berita dari beberapa media. Kita cek dan tindak lanjuti,” kata Harry di sela pengamanan aksi di depan MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (14/6). Tak main-main, Harry sudah memerintahkan Kasat Reskrim untuk mengerahkan anggotanya menelusuri peristiwa itu. Bila benar, pelaku akan diburu.

“Tadi Kasat serse (Reskrim) sudah saya perintahkan untuk segera cek,” ucap dia. Peristiwa penodongan itu terjadi pada Jumat (14/6) pagi. Saat itu, jalan memang sedang macet karena sejumlah ruas jalan ditutup akibat adanya sidang di Mahkamah Konstitusi.

Saksi mata mengatakan, saat itu, jalur yang digunakan pengemudi BMW itu sedang macet, sedangkan jalur yang berlawanan cenderung lancar. Pengemudi itu lalu mengambil jalur lawan arah. Di saat bersamaan, ada mobil Isuzu Panther yang melintas di jalur yang benar.

Karena merasa dihalangi, pengemudi BMW lalu turun sambil menenteng pistol di tangan kanannya. Pria itu lalu menghampiri pengemudi Panther. Beruntung tidak ada pertikaian lebih lanjut saat itu. Pengemudi BMW lalu kembali ke mobilnya.

“Yang Panther itu dia cowok, badannya agak besar. Dia bawa anak perempuan, masih kecil, pakai seragam sekolah. Kayaknya mau antar anak sekolah, sih,” kata saksi mata, Asrip ditemui kumparan di lokasi, Jumat (14/6).

“Itu yang bawa BMW sempat gedor-gedor jendela yang (pengemudi) Panther. Sambil nodongin pistolnya. Mungkin karena dia (pengemudi Panther) bawa anak kecil makanya dia ngalah,” kata Asrip.

Wah kalau yang kaya begini sich memang harus ditindak tegas pak polisi. Mulai banyak pengendara stress di Jakarta. Ada baiknya pembuatan SIM diperketat agar orang-orang dengan gangguan mental atau emosi tidak stabil dilarang mengendarai kendaraan apa pun.