Saturday, December 15Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Sri Mulyani Diultimatum Presiden Gara-Gara Hal Ini

Sri Mulyani Diultimatum Presiden Gara-Gara Hal Ini

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Ibu Sri Mulyani mengatakan pemerintah memberi dukungan penuh kepada sektor pariwisata karena bisa dibilang ini adalah sesuatu yang bisa diandalkan selain ekspor untuk meraup devisa. Oleh karenanya negara tidak ragu untuk berinvestasi besar dan bahkan Presiden Jokowi langsung mengultimatum dirinya agar anggaran untuk pariwisata tidak dipangkas. Padahal di anggaran yang lainnya, negara dipaksa harus berhemat.

Sri Mulyani mengatakan bahkan Bapak Presiden Jokowi sampai harus meneleponnya langsung agar anggaran untuk sektor pariwisata jangan sampai dipotong. Sri Mulyani juga mengatakan betapa sangat pedulinya Jokowi terhadap sektor pariwisata. Dari sisi anggaran untuk sektor pariwisata, Sri Mulyani megatakan anggarannya terus meningkat dan pemerintah juga mendorong industri pariwisata secara multi dimensi.

Anggaran untuk sektor pariwisata tidak hanya datang dari Kementerian Pariwisata, namun juga didukung oleh pembangunan infrastruktur dari Kementerian PUPR, penyaluran air bersih dan listrik dari BUMN. Sampai-sampai BUMN di bawah Kementerian Keuangan juga menyokong pembiayaan untuk sektor pariwisata. Jika dilihat memang dalam APBN ada pembangunan jalan, jalur kereta dan pelabuhan, namun penting pula untuk menyukseskan sektor pariwisatanya.

Saat ini diketahui pemerintah Indonesia memang sedang gencar mengembangkan 10 destinasi wisata yang disebut dengan “New Bali” yang biaya pengembangannya mencapai 500 triliun rupiah. Dari angka tersebut pemerintah menginvestasikan 170 triliun untuk anggaran yang digunakan oleh Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Kementerian ESDM. Ada pula anggaran yang dalam bentuk pembiayaan pemerintah.

Dana pemerintah tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur yang akan memudahkan akses menuju destinasi pariwisata tersebut seperti jalan, jembatan hingga fasilitas sekolah juga rumah sakit. Namun tentunya selain anggaran dari pemerintah ada pula pembiayaan melalui BUMN milik Menteri Keuangan. Namun pula dari semua itu tentunya dukungan dari swasta yang paling besar dilihat dari anggaran yang mereka berikan. Swasta mau masuk pastinya karena melihat ada potensi besar di sektor pariwisata Indonesia yang sedang dalam masa pengembangan dan pembangunan. Kita lihat saja bagaimana meningkatkan instrumen keuangan negara dalam sektor pariwisata Indonesia.

Related Post

Tips Semangat Bekerja di Kantor Selama Puasa Bulan Ramadan waktunya bekerja keras, jangan malas malasan hanya karena sedang menjalankan ibadah puasa, ini hanya akan menjadi beban dan tidak bisa...
Cewek Ini Bikin Heboh Di Acara Car Free Day Makass... Berita menarik juga datang dari anak millenial yang tidak selalu datang dalam konotasi negatif namun banyak pula yang memiliki prestasi atau pesan p...
Respon Tsamara Amany Terhadap Komentar Prabowo Sub... Calon presiden dengan nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa keadaan bangsa Indonesia saat ini sedang sakit. Hal tersebut disampaikan Prabow...
Taman Nasional Langit Gelap Akan Segera Ada di Kup... Taman nasional langit gelap akan segera berdiri di Kupang, NTT, hal ini bahkan akan menjadi observatorium terbesar yang ada di ASIA Tenggara. Dimana b...