Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

SKCK Salah-satu Rintangan Untuk Para Calon Presiden RI

SKCK Salah-satu Rintangan Untuk Para Calon Presiden RI

Waktu terus berjalan dan cerita yang mengiringi Pilpres 2019 terus bergulir. Dari mulai berita yang berkonotasi positif sampai negatif ataupun yang masih berkonotasi abu-abu atau tidak jelas.

Kali ini Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) sedang mempermasalahkan SKCK milik Calon Presiden Prabowo Subianto yang sempat beredar di media sosial beberapa waktu lalu. SKCK yang dikeluarkan oleh Bandan Intelijen Keamanan Plri itu disebut-sebut sebagai salah satu syarat Prabowo maju di Pilpres 2019.

Koordinator TPDI, Petrus Salestinus menduga SKCK Prabowo bersumber dari keterangan palsu atau telah dipalsukan. Dugaan tersebut hadir karena fakta peristiwa yang telah diketahui secara umum bahwa Prabowo pernah diperiksa Puspom TNI dan DKP karena diduga melakukan penculikan dan penghilangan para aktivis mahasiswa.

Dalam keputusan DKP Nomor : KEP/03/VIII/1998/DKP tanggal 21 Agustus 1998, merekomendasikan Prabowo untuk Diberhentikan dari dinas milier karena terbukti melakukan pelanggaran hukum, etika dan disiplin yang merugikan TNI, bangsa dan Negara.

SKCK Baintelkam Polri berisis pernyataan bahwa Prabowo Subianto dinyatakan tidak memiliki catatan atau keterlibatan dalam kegiatan kriminal apapun itu patut diduga dari keterangan palsu atau yang dipalsukan ujar Petrus.

Dia mengatakan seharusnya Baintelkam Polri, KPU dan Puspom TNI memverifikasi dan mengklarifikasi serta konfirmasi semua hal terkait dengan SKCK milik prabowo yang saat ini beredar di dalam berkas administrasi bakal calon Presiden RI. Hal ini penting karena kita sedang mencari calon Presiden Indonesia bukannya calon karyawan perusahaan.

Foto SKCK prabowo yang sebelumnya digunakan untuk persyaratan mendaftar sebagai capres beredar di media sosial dan POLRI membenarkan bahwa SKCK tersebut diterbitkan institusinya pada selasa 24 Juli 2018 dan berlaku sampai 24 Januari 2019 atau berlaku selama enam bulan.

SKCK tersebut dikeluarkan untuk keperluan persyaratan Capres RI. SKCK juga ditanda tangani oleh Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Baintelkam Polri Komisaris Besar Gunawan. Dalam SKCK, mantan Danjen Kopassus itu dinyatakan tidak memiliki catatan keterlibatan dalam kegiatan kriminal apa pun.

Disamping semua pemberitaan itu memang menjelang bergulirnya Pilpres 2019 banyak saja cobaan yang mengganggu para Capres RI ini. Bahkan Jokowi juga tengah dilanda masalah karena belakangan ini divonis pengadilan tinggi Palangkaraya dalam kasus kebakaran Hutan.

Ya kita doakan saja agar Indonesia mendapatkan Presiden yang terbaik pada tahun 2019 nanti.