Saturday, December 15Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Siklus Menstruasi Selalu Berubah, Jangan Takut Normal Kok

Siklus menstruasi memang akan datang setiap 21 hingga 35 hari, ini tergantung kondisi dan ketahanan tubuh setiap perempuan. Biasanya wanita yang mengalami tekanan stres tinggi setiap harinya, akan mengalami datang bulan lebih lama dan lebih menyakitkan, terlebih di hari pertama. Namun jika Anda sehat-sehat saja, kenapa menstruasi bisa datang lebih cepat atau lambat.

Jangan panik terlebih dahulu, setiap wanita akan mengalami datang bulan, kecuali dalam kondisi hamil atau masuk dalam masa menopause. Namun terkadang saat melihat tanggalan menstruasi, sering kali mengalami maju dan mundur, namun masih dalam batas normal. Hal ini juga dialami banyak wanita dan dalam kondisi sehat, bahkan tidak terjangkit penyakit apapun.

Anda bisa mengambil penjelasan secara ilmihan dari Dr. Maya Lula, merupakan seorang dokter untuk konsultasi kandungan dan spesialis kebidanan, dimana kini berkantor di Nanavati Super Speciality Hospital India, ketika membahas tentang siklus menstruasi yang datang tidak tepat, kenapa ini bisa terjadi.

Dijelaskan setiap wanita mengambil peran penting dalam siklus bulanan, tidak semua perempuan mendapatkan datang bulan dengan cepat atau lama. Bahkan ada yang merasa sakit setiap siklus bulanan namun ada yang merasa baik-baik saja, apakah ini merupakan sebuah kelainan. Tentu saja tidak, semua orang normal mengalami hal tersebut.

Baca juga : Mau Hubungan Makin Harmonis Siasati Waktu Bercinta

Apa saja yang memengaruhi perubahan dalam siklus menstruasi, pertama sudah pasti stres dan mengalami banyak gangguan emosional, ini akan berimbas pada ketidakseimbangan produksi hormon. Bukan hanya terjadi pada remaja usia produksi atau dalam masa puber, namun untuk wanita dewasa yang telah melakukan hubungan intim bahkan melahirkan.

Selain itu, wanita yang sudah menikah dan mengkonsumsi obat-obatan, bisa berpengaruh pada siklus bulanan. Misalkan konsumsi pil KB, menggunakan kontrasepsi bulanan atau darurat. Hal ini sangat berpengaruh pada ketidakseimbangan hormon, sehingga berpengaruh dalam siklus datang bulan. Bisa terjadi lebih cepat atau mundur cukup lama, namun Anda harus waspada jika siklus sudah mundur lebih dari 3 bulan namun tidak ada tanda-tanda kehamilan, bisa terjadi masalah serius pada tubuh, apalagi organ kewanitaan.

Normal jika terjadi perubahan siklus menstruasi mulai 5 hingga 7 hari dari tanggal biasa, ini tidak perlu membuat Anda khawatir. Bisa jadi karena perubahan pola makan, emosi dan gangguan hormon. Ini bisa hilang dengan sendirian, namun jika melihat ada hal aneh, misalkan muncul becak hitam dengan bau tak sedap atau muncul rasa gatal bahkan sakit berlebih. Ada baiknya mengunjungi dokter untuk mendapatkan penjelasan tepat, jangan sampai enggan memeriksakan diri dan akan di diagnosis penyakit mematikan, ini akan memperkecil angka penyembuhan nantinya.

Related Post

Biji Nangka Memiliki Banyak Manfaat Baik Untuk Tub... Biji nangka biasanya Anda buang setelah konsumsi kulit nangka yang rasanya manis, ini kebiasaan yang salah. Pasalnya ada banyak manfaat dari biji yang...
Tips Posisi Hubungan Seks Menungging (Doggy Style)... Anda bisa melakukan penetrasi terdalam pada vagina pasangan wanita anda dengan posisi seks menungging (doggy style). Anda dapat mencoba beberapa hal...
Aturan Kominfo, Pengguna Tik Tok Minimal Berusia 1... Aturan Kominfo yang akhirnya membuka blokir tik tok adalah peningkatan batas minimal umur penggunanya, jika sebelumnya pengguna minimal harus berusia ...
Warteg Dengan Konsep Franchise Pertama di Indonesi... Siapa sih yang tidak tahu warteg alias warung tegal. Khususnya anak kos apa lagi yang tinggal di jakarta pasti tahu tempat makan murah meriah ini. N...