Wednesday, September 26Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Siklus Menstruasi Selalu Berubah, Jangan Takut Normal Kok

Siklus menstruasi memang akan datang setiap 21 hingga 35 hari, ini tergantung kondisi dan ketahanan tubuh setiap perempuan. Biasanya wanita yang mengalami tekanan stres tinggi setiap harinya, akan mengalami datang bulan lebih lama dan lebih menyakitkan, terlebih di hari pertama. Namun jika Anda sehat-sehat saja, kenapa menstruasi bisa datang lebih cepat atau lambat.

Jangan panik terlebih dahulu, setiap wanita akan mengalami datang bulan, kecuali dalam kondisi hamil atau masuk dalam masa menopause. Namun terkadang saat melihat tanggalan menstruasi, sering kali mengalami maju dan mundur, namun masih dalam batas normal. Hal ini juga dialami banyak wanita dan dalam kondisi sehat, bahkan tidak terjangkit penyakit apapun.

Anda bisa mengambil penjelasan secara ilmihan dari Dr. Maya Lula, merupakan seorang dokter untuk konsultasi kandungan dan spesialis kebidanan, dimana kini berkantor di Nanavati Super Speciality Hospital India, ketika membahas tentang siklus menstruasi yang datang tidak tepat, kenapa ini bisa terjadi.

Dijelaskan setiap wanita mengambil peran penting dalam siklus bulanan, tidak semua perempuan mendapatkan datang bulan dengan cepat atau lama. Bahkan ada yang merasa sakit setiap siklus bulanan namun ada yang merasa baik-baik saja, apakah ini merupakan sebuah kelainan. Tentu saja tidak, semua orang normal mengalami hal tersebut.

Baca juga : Mau Hubungan Makin Harmonis Siasati Waktu Bercinta

Apa saja yang memengaruhi perubahan dalam siklus menstruasi, pertama sudah pasti stres dan mengalami banyak gangguan emosional, ini akan berimbas pada ketidakseimbangan produksi hormon. Bukan hanya terjadi pada remaja usia produksi atau dalam masa puber, namun untuk wanita dewasa yang telah melakukan hubungan intim bahkan melahirkan.

Selain itu, wanita yang sudah menikah dan mengkonsumsi obat-obatan, bisa berpengaruh pada siklus bulanan. Misalkan konsumsi pil KB, menggunakan kontrasepsi bulanan atau darurat. Hal ini sangat berpengaruh pada ketidakseimbangan hormon, sehingga berpengaruh dalam siklus datang bulan. Bisa terjadi lebih cepat atau mundur cukup lama, namun Anda harus waspada jika siklus sudah mundur lebih dari 3 bulan namun tidak ada tanda-tanda kehamilan, bisa terjadi masalah serius pada tubuh, apalagi organ kewanitaan.

Normal jika terjadi perubahan siklus menstruasi mulai 5 hingga 7 hari dari tanggal biasa, ini tidak perlu membuat Anda khawatir. Bisa jadi karena perubahan pola makan, emosi dan gangguan hormon. Ini bisa hilang dengan sendirian, namun jika melihat ada hal aneh, misalkan muncul becak hitam dengan bau tak sedap atau muncul rasa gatal bahkan sakit berlebih. Ada baiknya mengunjungi dokter untuk mendapatkan penjelasan tepat, jangan sampai enggan memeriksakan diri dan akan di diagnosis penyakit mematikan, ini akan memperkecil angka penyembuhan nantinya.

Related Post

Wanita Karier Menjadi Idaman Setiap Pria, Ini Alas... Wanita karier menjadi istilah untuk wanita yang tetap memilih bekerja setelah menikah, dimana ini bukan hal mudah. Karena Anda harus pintar mengatur w...
Cara Kalibrasi Baterai Android Cara kalibrasi baterai Android kerapkali ditanyakan oleh para pengguna ponsel, karena salah satu permasalahan yang paling sering menimpah smartphone...
Tahu Tidak? Serabut Putih Di Jeruk Rupanya Punya 3... Pernah makan buah jeruk bukan? Pastinya pernah dong. Pada buah jeruk terdapat serabut putih yang biasanya akan dibuang begitu saja. Tentu saja karena ...
Berhubungan Seks Sambil Membayangkan Orang Lain, A... Berhubungan seks memang aktivitas yang menyenangkan, ini akan semakin merekatkan hubungan rumah tangga. Dimana bercinta akan meleburkan semua masalah,...