Thursday, December 5Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Seurgensi Apa Kolam Renang Di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Seurgensi Apa Kolam Renang Di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Sejumlah bagian Gedung Pakuan atau rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan direvitalisasi. Pejabat Pembuat Komitmen Pemprov Jabar Husein Subagja memastikan, bagian yang baru di Gedung Pakuan hanya kolam renang sedangkan sisanya merupakan penataan dengan anggaran total mencapai Rp 4 miliar.

Husein menyebutkan, kolam renang yang dibangun memiliki kedalaman 1,25 meter, lebar 4 meter, dan panjang 29 meter yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Anggaran khusus kolam renang di rumah dinas Gubernur Jawa Barat itu menelan biaya Rp 1,5 miliar.

“Rp 1,5 miliar itu termasuk toilet, instalasi air, gazebo dan tempat bilas. Kayak kolam renang di hotel pada umumnya memang seperti itu. Ada air panas dan juga air dingin,” kata dia melalui sambungan telepon, Kamis (14/11). Pengerjaan revitalisasi Gedung Pakuan telah ditargetkan selesai pada Desember 2019 mendatang. Saat ini, progres pengerjaan baru 35 persen.

“Saat ini sudah 35 persen total,” terang dia. Senada dengan Husein, perwakilan dari kontraktor Muhamad Djadjuli mengakui akan terdapat fasilitas berupa gazebo, ruang bilas, toilet, hingga relaksasi air menggunakan air panas. Saat ini, kata dia, sedang dikerjakan pengeboran dasar dan akan melakukan tes kebocoran.

  • Ridwan Kamil soal Kolam Renang Rumah Dinas: Tak Hamburkan Uang Negara

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merespons soal pembangunan kolam renang di Gedung Pakuan atau rumah dinasnya yang terletak di Jalan Otto Iskandardinata No.1, Bandung. Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, pembangunan kolam renang yang menghabiskan dana hingga miliaran Rupiah itu sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak menghamburkan uang negara.

“Dalam rutinitas masterplan perbaikan yang namanya Pakuan, saya arahan dan setujui kolam yang sebenarnya tidak terlalu besar,” ujar Ridwan Kamil, di Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (15/11). “Pertama, tidak menghamburkan uang negara, sesuai kebutuhan. Yang kedua, yang namanya semua urusan Pakuan memang akan berlangsung setiap tahun. Karena ini merupakan bangunan bersejarah yang harus dirawat, disempurnakan,” lanjut Emil.

Emil mengatakan usia bangunan Gedung Pakuan hampir 200 tahun. Luas bangunan dan tanahnya hampir dua hektare. “Saking luasnya, gubernur yang dulu membangun fasilitas masjid. Dipakai salat Jumat sama warga, saking besarnya,” ujar dia.

  • Alasan Rumah Dinas Dibangun Kolam Renang: Ridwan Kamil Cedera Lutut

Pemprov Jabar akan merevitalisasi sejumlah ruangan di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Gedung Pakuan merupakan rumah dinas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Revitalisasi yang dimaksud meliputi kolam renang dan penataan taman. Kabiro Umum Setda Pemprov Jabar, Iip Hidayat, menuturkan, pembangunan kolam renang dibutuhkan untuk menunjang fasilitas olahraga gubernur.

Baca Juga :

“Kolam renang itu juga sebenarnya dibikin untuk memenuhi kebutuhan kebugaran atau fasilitas olahraga. Apalagi, Pak Ridwan Kamil ‘kan cedera lutut, tidak disarankan untuk lari, olahraga yang gitu. Nah, disarankannya berenang,” ucap Iip melalui sambungan telepon, Kamis (14/11).

Iip mengatakan, total anggaran yang diperlukan untuk merevitalisasi Gedung Pakuan senilai Rp 4,1 miliar. Akan tetapi, Iip belum merinci total anggaran yang dialokasikan untuk revitalisasi kolam renang. “Itu [anggaran kolam renang] harus ditanyakan ke pemborongnya, ‘kan itu komponennya banyak. Nah, untuk kolam renang saja berapa,” tuturnya.