Friday, September 25Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Setelah 24 Jam, Pengantin Baru Ini Harus Rela Menerima Kisah Sedih Dalam Hidupnya

Setelah 24 Jam, Pengantin Baru Ini Harus Rela Mendapatkan Kisah Sedih Dalam Hidupnya

Berita haru juga hadir sebelum perhelatan Asia Games ini dilakukan dan melibatkan dua insan asal Malaysia yang telah melakukan momen bahagianya yaitu pernikahan.

Biasanya pengantin baru akan bisa menikmati momen-momen yang paling membahagiakan bersama dengan orang yang dicintainya seumur hidup. Namun sangatlah mmalang bagi pasangan asal Malaysia yang harus rela ditinggal oleh pasangannya 24 jam setelah menikan karena penyakit kanker yang di derita oleh pasangannya tersebut.

Fatin Nursyahirah yusuf sang mempelai wanita yang baru berusia 24 tahun menikah dengan kekasih pujaan hatinya yaitu Azzam pada hari jumat tanggal 3 Agustus 2018 yang lalu. Namun takdir telah berkata lain, Fatin yang baru berusia 24 tahun harus dijemput oleh sang pencipta 24 jam setelah menikah dengan pujaan hatinya.

Berdasarkan pada keterangan salah seorang kakak Fatin yaitu Shukur Yusuf yang berusia 30 tahun, yang dilansir dari Nextshark. Fatin sempat dibawa ke rumah sakit ketika nafasnya memburuk di hari pernikahannya itu. Lalu tidak lama kemudian fatin menghembuskan nafas terakhirnya karena kanker sarkoma stadium empat yang dideritanya.

“Tuhan lebih mencintainya dan ia meninggalkan kami di waktu fajar pada hari sabtu.” Ujar Yusuf sang kakak dalam postingannya yang diunggahnya di Facebook.

Artikel Menarik Lainnya: 

Fatin sejauh in diketahui teah menjalani kemoterapi dan dua operasi sejak tahun lalu namun sayangnya kanker yang dideritanya sudah terlanjur parah.

Meskipun kondisi Fatin semakin parah namun dirinya bersikeras untuk bisa melangsungkan pernikahannya dengan Azzam sang pujaan hatinya. Akhirnya kedua keluarga mempelai wanita dan pria pun menyanggupi permintaan terakhir dari Fatin tersebut.

Tidak lebih dari 24 jam setelah Fatin dan Azzam menikah, Fatin meninggal dunia keesokan harinya tepatnya di waktu subuh didampingi oleh suaminya Azzam dan seluruh keluarganya. Perasaan sedih  pastilah langsung menaungi sang suami dan keluarga yang ditinggalkan walau mereka semua memang harus tegar dan mengikhlaskan kepergian Fatin untuk selama-lamanya.

Di salah satu foto terlihat, Azzam terlihat  mencium kening Fatin yang telah terbaring tak berdaya di rumah sakit sambil memegang tangannya. Kepergian Fatin pun sudah diikhlaskan oleh semua keluarganya karena mereka yakin bahwa ini adalah rencana Tuhan.

Tak terbayang kesediihan yang menghinggapi perasaan seuruh keluarga yang ditinggalkan terutama sang suami. Semoga semuanya diberikan kesabaran untuk menerima semua takdir dan cobaan dari ALLAH SWT.

One Comment

Comments are closed.