Monday, November 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Sering Masak Ternyata Bisa Memicu Tambah Gemuk Loh!

Sering masak ternyata menjadi sebuah kebiasaan yang memancing seseorang menjadi gemuk loh!, hal ini tidak banyak disadari para wanita. Pasalnya saat memasak Anda akan memiliki hasrat untuk makan lebih tinggi, karena sudah mencium bau masakan dan sering kali memasak dengan bahan favorit.

Bukan hanya itu saja, ternyata ada beberapa kebiasaan saat memasak yang bisa membuat gemuk. Hal ini sudah dibuktikan, bukan hanya perempuan namun juga laki-laki. Ada baiknya jika memasak untuk menghindari kebiasaan yang seharusnya tidak terjadi, namun selalu dilakukan berulang kembali tanpa Anda sadari.

4 Kebiasaan Saat Sering Masak Tapi Bikin Gemuk

  1. Ngemil Saat Masak

    Dapur merupakan gudang makanan, bisa bahan makanan yang belum di olah atau langsung bisa di konsumsi. Kebanyakan Anda akan memilih memasak sambil ngemil, entah itu makanan yang sudah jadi, sekadar mencicipi hingga makan terlebih dahulu. Terlalu banyak icip-icip, bisa meningkatkan asupan 400 kalori setiap harinya. Hal yang tidak Anda sadari ternyata ambil andil penuh dalam penggemukan badan.

    Baca juga : Jamaah Haji Indonesia Tahun Ini Akan Mendapatkan Menu Makanan Tradisional

  2. Suka Menambahkan Bahan Makanan Lainnya

    Saat memasak bisa jadi Anda sering kali menambahkan bahan makanan tertentu, apalagi jika merupakan kesukaan. Misalkan suka keju, maka saat membuat makanan penutup, Anda akan menambahkan keju sebagai topping lebih banyak. Ini tentu mengundang selera, namun Anda harus ingat untuk membatasi jumlah kalori yang masuk, sering masak bisa jadi sering juga menambahkan bahan makanan yang sebenarnya tidak perlu.

  3. Mendahulukan Masak Dessert

    Makanan penutup memang penting, ini untuk menyeimbangkan makan besar yang sudah di konsumsi sebelumnya. Namun ini porsinya kecil saja, untuk membuat mulut menjadi lebih ringan, terasa nyaman dan tidak kaku. Sering masak sendiri, maka menu dessert akan jadi perhatian utama. Padahal menu penutup ini bisa makanan rendah kalori seperti buah-buahan.

  4. Jumlah Karbohidrat Terlalu Tinggi

    Anda memilih untuk masak sendiri, tentu akan menggunakan bahan makanan terbaik. Lebih memilih yang segar, fresh bahkan pilihan sendiri. Hal utama yang akan jadi santapan main course adalah makanan yang mengandung karbohidrat, namun hindari yang terlalu berat. Olahan tepung menjadi kesukaan semua orang, seperti pasta, kentang dan mie instan.

    Lebih baik gunakan karbohidrat dengan kandungan rendah kalori atau karbohidrat kompleks, jika memang ingin hidup lebih sehat. Seimbangkan konsumsi karbohidrat dengan sayur, ini akan jadi menu tepat. Bukan hanya orang dewasa, melainkan anak-anak yang masih dalam tahapan pertumbuhan, semua nutrisi penting ada pada sayuran hijau.

Apakah sudah menemukan kesamaan kebiasaan yang Anda terapkan saat memasak sendiri di dapur, jangan sampai karena sering masak sendiri membuat Anda lebih gemuk. Ingat, tubuh hanya butuh nutrisi penting, tidak perlu gemuk namun tetap sehat dan bisa menjalankan aktivitas sehari-hari, bahkan mengurangi risiko terkena penyakit serius.

Related Post

Molly’s Game: Kisah Nyata Wanita 26 Tahun Di... Film Molly's Game (untuk dua Golden Globes pada hari Minggu) didasarkan pada sebuah memoar oleh Molly Bloom, pemain ski tingkat Olimpiade yang karir a...
Belajar Bahasa Inggris, Kapan Waktu Tepat Anak Mem... Belajar bahasa Inggris sejak usia dini memang sangat menguntungkan, apalagi anak-anak memiliki daya tangkap yang sangat cepat dan hebat. Masa belajar ...
Lika-liku Kasus Kekerasan Yang Dilakukan Pemain Mu... Pemain sayap Persela Lamongan dan Timnas Indonesia, Saddil Ramdani, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Lamongan atas tindak ...
Ini Penjelasan Pakar FAA Terkait Kecelakaan Pesawa... Meskipun segala prosedur dan persiapan telah dijalani seuai dengan ketentuan yang ada namun kecelakaan pesawat masih saja bisa sering terjadi. Ada b...