Saturday, December 15Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Serangan Jantung Lebih Banyak Menyerang Wanita, Kenapa?

Serangan jantung  masih menjadi penyebab kematian tertinggi dan terbanyak di dunia, hal ini bisa terjadi pada siapa saja, meskipun tanpa riwayat dan faktor genetika. Hal tersebut banyak terjadi karena faktor kondisi tubuh dan terasa sangat mendadak dan harus mendapatkan penanganan langsung, jika terlewat 30 menit saja maka nyawa sudah tidak bisa diselamatkan lagi.

Hal ini tentu saja sangat mengerikan, dimana penelitian terbaru menyebutkan jika wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung. Hal ini seperti laporan dari Universiti of Ottawa Heart Institute dimana dilansir dai Nypost. Ini tentu menjadi penemuan yang cukup mengejutkan, dimana wanita lebihmenjaga kondisi tubuh dari pada laki-laki.

Penelitian ini berdasarkan data dari semua pasien yang mengalami gagal jantung, mulai dari 2009 hingga 2014, dimana ditemukan 90 ribu pasien yang meninggal akibat gagal jantung. Jika dilihat dari persentase jenis kelamin, wanita menduduki 16,8 persen yang meninggal akibat serangan jantung, sedangkan laki-laki lebih rendah dengan 14,9 persen saja.

Dimana ini menjelaskan, jika wanita memang lebih berisiko terkena serangan jantung secara mendadak, hal ini dipengaruhi oleh usia dan kondisi fisik yang cenderung lemah. Sehingga saat mengalami shock terapi cukup berat, tidak cukup kuat untuk melewati masa kritis dengan sendirinya dan harus mendapatkan bantuan medis.

Baca juga : Bra Kawat Dan Berbusa, Apakah Aman Digunakan Sehari Hari

Jika dilihat dari lagi semua data yang ada, wanita mengalami gangguan jantung lebih tenang dan tidak terasa sebelumnya, bahkan tidak ada tanda-tanda apapun. Namun silent heart attack yang paling berbahaya dan selalu berisiko kematian. Ini lebih rendah terjadi pada pria, dimana bisa bertahan pada serangan pertama, bahkan bisa mencari pertolongan.

Melihat laporan dari Harvard, disebutkan jika wanita yang berisiko mengalami silent heart attack di usia 70 tahun, dimana ini sangat mendadak dan tidak banyak diperhitungkan sebelumnya. Biasanya pemicunya kecil, terjatuh dari kamar mandi atau akan melakukan aktivitas seperti biasa, sehingga tidak bisa dilakukan langkah pencegahan.

Meskipun risiko serangan jantung laki-laki lebih mengkhawatirkan karena terjadi di usia 65 tahun, namun dengan kondisi fisik yang lebih baik dan kuat bisa bertahan di serangan awal dan mengatasi dengan baik, sebelum mendapatkan penanganan medis.

Maka dari itu, setiap wanita harus berhati-hati dan lebih sering melakukan pencegahan, ini sangat baik untuk diri Anda sendiri. Jangan hanya karena tidak ada riwayat dan faktor genetika maka bisa bebas dari penyakit jantung, serangan jantung sering kali datang mendadak dan membuat Anda kaget, akibatnya tidak bisa menguasai diri dan meninggal. Saat jantung, sudah terasa tidak nyaman, maka pastikan Anda berada di posisi nyaman dan jangan terlalu jauh dari keluarga.

Related Post

Ini Penjelasan Pakar FAA Terkait Kecelakaan Pesawa... Meskipun segala prosedur dan persiapan telah dijalani seuai dengan ketentuan yang ada namun kecelakaan pesawat masih saja bisa sering terjadi. Ada b...
Halsey Membatalkan Konsernya Di Bali Setelah Terja... Halsey memang dijadwalkan akan menggelar beberapa konser di Indonesia, namun setelah terjadi gempa berkuatan 7 SR yang berpusat di Lombok. Nampaknya i...
6 Cara Mudah Memperkuat Ikatan Pernikahan dan Memb... Apa rahasia untuk membuat pernikahan kokoh, bahagia dan abadi? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mungkin akan butuh jawaban yang panjang, bahkan t...
Brad Pitt Dituduh Tak Menafkahi Setelah Mengeluark... Brad Pitt memberikan bantahan keras telah ingkar dari kesepakatan bersama, suami Angelina Jolie tersebut bahkan sudah membayarkan nafkah materi hingga...

One Comment

Comments are closed.