Wednesday, July 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Satu Persatu Pembela Galih Ginanjar Mundur Dari Kasus ‘Ikan Asin’

Satu Persatu Pembela Galih Ginanjar Mundur Dari Kasus 'Ikan Asin'

Salah satu pengacara Galih Ginanjar, Acong Latif, memutuskan mundur dari kasus ‘Ikan Asin’ yang menerpa kliennya. Acong menyebut, ia merasa ada perbedaan pendapat dalam tim kuasa hukum Galih yang akhirnya membuatnya memutuskan mundur.

“Iya, saya mengundurkan diri. Ada perbedaan pendapat dan strategi yang mendominasi di tim,” kata Acong saat dikonfirmasi, Jumat (12/7). Acong mengaku, sebenarnya ia sudah mengajukan permohonan mundur sejak kemarin. Namun, permohonan itu ditolak oleh timnya.

“Tapi akhirnya saya tetap kekeh mengundurkan diri. Tadi saya sampaikan melalui WA ke mereka, khususnya Kumalasari sama Galih,” tegasnya. Ia khawatir, dengan perbedaan pendapat di dalam timnya tersebut, akan berakibat kepada klien mereka. Sehingga, nantinya, ia juga akan diseret dalam masalah tersebut.

“Nanti saya ikut disalahkan juga,” ucap Acong. Acong menyebut, meski timnya berusaha membujuk agar ia tidak mundur, namun keputusannya sudah bulat. Ia juga mengaku akan segera menyerahkan surat pengunduran dirinya ke ketua tim. “Saya sudah putuskan mengundurkan diri. Per tadi, saya sudah buat surat pengunduran diri saya. Nanti saya sampaikan ke ketua tim,” pungkasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan sejak Rabu (10/7) pukul 10.15 WIB, Pablo Benua dan Rey Utami akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video yang juga menyeret nama Galih Ginanjar.

Keduanya menjalani pemeriksaan hingga 18 jam dan langsung dibawa dengan mobil tahanan usai keluar dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Kamis (11/7) sekitar pukul 04.00 pagi. Kuasa hukum Pablo dan Rey membenarkan bahwa kliennya telah ditetapkan menjadi tersangka.

“Iya, polisi sudah mengeluarkan perintah penyidikan dan status kedua orang itu dinaikkan jadi tersangka. Akan diperiksa 1×24 jam. Kita ikuti saja pemeriksaannya,” ungkap Farhat Abbas. Farhat menambahkan bahwa pemeriksaan Pablo dan Rey akan dilanjutkan pada hari ini dengan status mereka sebagai tersangka.

Tak hanya itu, Farhat juga menambahkan bahwa tersangka dalam kasus video ‘ikan asin’ tersebut ada 3 orang. Salah satunya Galih Ginanjar. “Tersangka itu 3 orang, Galih, Pablo, Rey. Kumalasari juga sudah boleh pulang, balik dari tadi malam,” tutup Farhat Abbas.