Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Samsung Kembali Bangkitkan Tren Ponsel Tahun 2000-an

Samsung Kembali Bangkitkan Tren Ponsel Tahun 2000-an

Model ponsel dengan gaya clamshell atau ponsel lipat sempat menjadi populer di sekitar tahun 2000 an. Ponsel dengan fitur dan bentuk buka-tutup menyerupai cangkang kerang ini memang sempat menjadi tren di kala itu. Di tahun 2018 ini pun, ternyata Samsung kembali ingin memperkenalkan sebuah ponsel dengan bentuk clamshell ini, seperti yang sempat menjadi tren pada satu dekade silam.

Ponsel lipat dengan merek Samsung W2019 ini akan dirilis untuk menyasar segmen kelas atas. Berbeda dengan ponsel model clamshell terdahulu, Samsung W2019 ini merupakan smartphone yang akan dibekali sistem operasi Android 8.1 Oreo. Layaknya seperti ponsel flagship lainnya, Samsung W2019 akan ditenagai oleh chip terbaik saat ini yaitu Snapdragon 845. Samsung W2019 juga memiliki dua layar yang akan tersemat di bagian muka dan juga bagian punggung, sehingga saat ponsel dilipat akan terlihat layaknya ponsel Android candybar pada umumnya.

Dua layar ini akan memiliki ukuran yang serupa yaitu 4,2 inci Full HD dengan tampilan panel AMOLED. Dilansir dari TechAndroid, pada hari Minggu (11/11/2018), ponsel yang telah diperkenalkan oleh Samsung China ini juga akan memiliki dua kamera di bagian belakang. Keduanya akan memiliki sensor 12 megapiksel dengan salah satu lensa memiliki bukaan f/1.5-2.4. Sementara pada kamera depannya 8 megapiksel dengan lensa f/2.0.

Samsung W2019 juga memiliki ukuran RAM yang cukup besar untuk ukuran ponsel masa kini, yaitu 6 GB. Sementara pada penyimpanan internalnya seluas 128 GB yang dapat ditambah hingga mencapai 512 GB dengan kartu MicroSD. Untuk dari sektor keamanan, ponsel ini juga memiliki pemindai sidik jari yang akan ditempatkan pada sisi kiri ponsel. Samsung W2019 juga bakalan ditopang oleh baterai 3.070 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga mencapai 85 jam dalam waktu standby.

Walau demikian, Samsung belum mau mengungkapkan harga dan kapan ponsel ini akan mulai tersedia di pasar. Namun berdasarkan bocoran yang sudah beredar beberapa waktu sebelumnya, ponsel ini dikabarkan akan dibanderol dengan harga selangit, yaitu 2.500 dollar AS atau sekitar hampir mencapai Rp 36,6 juta.