Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Sampai Kapan Benang Kusut Lalu Lintas Di Pasar Minggu Bisa Selesai

Sampai Kapan Benang Kusut Lalu Lintas Di Pasar Minggu Bisa Selesai

Terdapat lebih dari 6000 pelanggaran yang terjadi di simpang Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelanggaran-pelanggaran itu umumnya disebabkan oleh penumpukan volume kendaraan, pedagang kaki lima, hingga orang-orang yang berjalan memenuhi jalanan. Hingga saat ini, petugas terus berupaya untuk meminimalisir pelanggaran dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Meski begitu, pelanggaran masih tetap terjadi, terlebih di jam-jam sibuk, pagi dan sore hari.

Dalam sehari, lebih dari 6.000 pelanggaran lalu lintas terjadi di simpang Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelanggaran-pelanggaran tersebut umumnya didasari oleh rasa ‘ingin cepat sampai’, hingga sekedar ‘ikut-ikutan’. Hingga saat ini, petugas terus berupaya untuk meminimalisir pelanggaran dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Meski begitu, pelanggaran masih tetap terjadi, terlebih di jam-jam sibuk, pagi dan sore hari.

Pelanggaran biasanya banyak terjadi di simpang Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Banyak kendaraan roda dua alias sepeda motor yang melanggar saat diliput oleh salah satu media swasta di Indonesia. Mereka tampak santai saja melakukan pelanggaran itu tanpa mau menyadari bahwa itu melanggar aturan dan membahayakan serta merugikan pengendara lainnya.

Mereka rata-rata melanggar karena beralasan putaran untuk menuju tempat yang diinginkan terlalu jauh. Sehingga mereka justru memilih untuk melawan arah. Bahkan para pengendara yang melanggar justru berani melawan petugas yang ingin menertibkan lalu lintas yang suda sangat semrawut di Pasar Minggu ini. Ada petugas yang diserempet motor dan bahkana da juga yang sampai ditabrak.

Sebenarnya bukan hanya di Pasar Minggu saja banyak pengendara sepeda motor yang berlaku seenaknya dengan melawan arah dan juga pelanggaran lalu lintas yang lainnya. DI daerah lain seperti kebayoran lama, arteri pondok indah, jalan ciledug raya serta jalan-jalan lainnya di ibukota Jakarta pastilah bisa kita temui setiap harinya ada pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara sepeda motor.

Nampaknya aparat beserta jajaran pemerintah yang bertanggung jawan memang harus mengambil tindakan tegas agar semua pelanggar menjadi kapok karena adanya tindakan yang mampu menimbulkan efek jera. Karena pula dari individual masing-masing para pengendara sepeda motot di ibukota Jakarta sudah semakin parah kelakukannya. Semoga para jajaran pemerintah daerah mamu memberikan yang terbaik untuk hal ini dan para pelanggar semoga bisa cepat sadar jika yang mereka lakukan itu sangat menyalahi peraturan lalu lintas.