Saturday, February 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Saham Apple Kini Sudah Menembus USD1 Triliun, Mengapa Bisa ?

Harga saham apple meroket tajam, padahal belum lama ini menjadi perusahaan teknologi di Amerika Serikat yang diperdagangkan bebas di bursa pasar. Dimana kini marketnya sudah mencapai USD1 triliun, ini sebuah pencapaian besar untuk perusahaan yang mengandalkan teknologi. Apple memang menjadi sebuah brand teknologi masa depan yang harga tinggi, bahkan tidak semua orang bisa memiliki produknya.

Hal ini dipengaruhi oleh salah satu produk utamanya, iPhone. Dimana kini nilai sahamnya mencapai USD207,04 per saham, ini tercatat hingga kamis (02/08/2018). Jika dibandingkan pada hingga tahun ini, sudah terjadi peningkatan hingga 20 persen, sebuah permulaan yang tidak lagi di katakana bagus, namun sangat menguntungkan.

Mengapa harga saham apple mengalami lonjakan tajam, hal ini karena pada Rabu (01/08/2018) lalu, namun saja mengumumkan hasil laba bersih yang didapatkan perusahaan. Bukan itu saja, namun membuat perkiraan laba mendatang hingga sejumlah prospek sehat sehingga membuat pasar saham bisa bergerak mulus.

Hal yang cukup bertolak belakang dengan kondisi facebook, dimana media sosial tersebut mengalami banyak kemerosotan di bursa saham. Padahal sebelumnya disebut sebagai perusahaan social media yang paling tenang dengan kenaikan pasti setiap harinya, penyebab utama kemerotosan saham facebook, karena terbongkar kebocoran data yang diduga mengalir ke Cambridge Analytical (CA), namun hingga kini investigasi resmi belum dapat menyimpulkan apapun.

Baca juga : Chip Quadcomm Sudah Resmi Tidak Digunakan Seluruh Produk Apple

Meskipun kenaikan harga saham apple sudah cukup tinggi, namun banyak orang yang memberikan ide untuk apple (AAPL) untuk mengeluarkan produk baru. Hal ini guna mempertahankan jumlah penjualan dan meningkatkan keuntungan, semua orang sudah tahu jika ada produk baru makan sudah pasti akan menguntung konsumen baru yang hingga rela melakukan pre-order dari jauh hari.

Apple memang berhasil naik hingga triliun atas penjualan produk terbarunya iPhone 8 dan iPhone X, ini bahkan terjadi di negeri yang banyak memproduksi smartphone, seperti China dan Jepang, bahkan ada lonjakan penjualan dari layanan App Store. Belum sampai disana, apple kabarkan akan mendapatkan investor yang akan memberikan triliun dolar dalam sektor teknologi, apa lagi yang bisa menghentikan apple dari menguasai pasar nantinya.

Jika melihat pesaingnya di pasar saham, Amazon (AMZN) baru akan masuk ke USD900 miliar, sedangkan untuk Google Alphabet (GOOGL) baru masuk lebih dari USD800 miliar, hal serupa juga terjadi pada Microsoft (MSFT). Ini tentu memperlihatkan, jika teknologi terbaru dapat menguasai dunia, bahkan memiliki nilai tinggi.

Harga saham apple yang mencapai triliun bukan hal baru, sebelumnya sudah ada perusahaan publik yang mencapai titik tersebut, Raksasa minyak PetroChina (PTR). Dimana mencapai valuasi triliun dollar, ini terjadi pada 2007, namun sayang harga sahamnya sangat cepat turun dan akhirnya terjatuh. Mencoba kembali, PetroChina kini sudah kembali dengan nilai USD250 miliar di Bursa Saham New York.

Related Post

Venna Melinda Mengaku Suka Menangis Karena Teringa... Venna Melinda menceritakan bahwa hidupnya bahagia akan kehadiran putri angkatnya yang bernama Vania Athabina. Melalui kehadiran putri cantik ini, Ve...
Instagram Berikan Fitur Video Call Melalui Direct ... Bersiapkan pengguna instagram akan dimanjakan dengan fitur baru, kini sudah bisa menikmati layanan video call melakukan Instagram Direct. Bukan hanya ...
Apple Tegaskan Tidak Akan Rekam Suara Pengguna iPh... Apple tegaskan kembali, jika tidak ada fitur yang dapat melakukan perekaman suara tanpa izin dari pengguna smartphone tersebut. Hal ini kembali diseru...
Chrissy Teiger Panik Merasakan Sendiri Dahsyatnya ... Chrissy Teigen jadi salah satu saksi mata yang merasakan sendiri dahsyatnya gempa lombok, dimana diperkirakan mencapai 7SR. bahkan Chrissy yang waktu ...

One Comment

Comments are closed.