Thursday, March 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Respon Tsamara Amany Terhadap Komentar Prabowo Subianto

Respon Tsamara Amany Terhadap Komentar Prabowo Subianto

Calon presiden dengan nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa keadaan bangsa Indonesia saat ini sedang sakit. Hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto saat menghadiri Deklarasi Relawan Prabowo-Sandiaga (Padi) se-Solo Raya, di Kota Solo, Sabtu (13/10/2018). “Saya berpendapat bahwa negara kita sedang dalam kedaan sakit,” ujar Prabowo Subianto di lokasi acara, Gedung Sriwijaya di Jl Yosodipuro No 75, Solo.

“Tidak jelas sekarang, yang benar yang mana, yang salah yang mana,” tambahnya. Pernyataan Prabowo Subianto itu rupanya mengundang kontroversi. Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia yaitu Tsamara Amany memberikan sebuah sindiran akan pernyataan Prabowo itu. Namun pada awalnya Tsamara Amany mempertanyakan sumber data yang telah digunakan Prabowo, sampai-sampai Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan bangsa Indonesia saat ini sedang sakit.

Hal tersebut disampaikan Tsamara Amany saat menjadi narasumber di Talkshow Tv One, pada Minggu (14/10/2018). “Data-data yang digunakan Pak Prabowo untuk mengatakan bangsa kita sedang sakit itu darimana?” tanya Tsamara Amany dikutip TribunJakarta.com dari saluran YouTube TV One, pada Senin (15/10/2018).

Tsamara Amany mengaku sering memantau pernyataan Prabowo yang bersifat pesimis soal bangsa Indonesia. Menurut Tsamara Amany pernyataan tersebut tidak didukung dengan data-data dari lembaga yang dapat dipercaya. “Karena sebelumnya kita sering kali melihat narasi-narasi pesimisme dari Prabowo yang data-datanya itu tidak berbasis dari lembaga-lembaga yang valid,” terang Tsamara Amany.

Tsamara Amany lantas mengatakan Prabowo bahkan pernah menjadikan novel fiksi sebagai sumber data. Penelusuran TribunJakarta.com, Prabowo mengutip pernyataan Indonesia akan bubar pada tahun 2030 dari Novel karya Peter W Singer dan August Cole yang berjudul Ghost Fleet: A Novel of the Next World War.

Tsamara Amany menegaskan seorang pemimpin seharusnya mencerminkan rasa optimisme. “Bahkan bukan data tapi novel fiksi dan lainnya sebagainya jadi pemimpin kita itu harus membangun optimisme,” ucap Tsamara Amany. Tak hanya itu Tsamara Amany juga menyinggung Prabowo yang lebih jarang turut ke lapangan dibanding dengan Jokowi.

“Pak Jokowi lebih banyak turun dibanding dengan Pak Prabowo,” ucap Tsamara Amany. “Setiap minggu Pak Jokowi turun, kalau Pak Prabowo jarang sekali,” tambahnya. Tsamara Amany menyindir Kubu pangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandi. Kubu Prabowo-Sandi mengaku menjadi korban atas kebohongan Ratna Sarumpaet.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Koalisi Adil Makmur, Dahnil Anzar Simanjutak. “Kami semua adalah korban dari kasus ini,” ujar Dahnil Anzar saat menjadi narasumber di TV One di hari Kamis (4/10/2018). Tsamara Amany lantas menyindir soal kubu Prabowo-Sandi yang seolah-olah menjadikan diri mereka korban.

Menurut Tsamara Amany status sebagai korban sengaja dibuat setelah mereka dengan sengaja menyebarkan kabar bohong soal Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan di media sosial. “Mereka mencoba untuk membangun narasi bahwa mereka adalah korban hoax setelah mereka ramai-ramai menyebarkan hoax tersebut melalui media sosial,” terang Tsamara Amany.

Wanita 23 tahun itu menganggap tokoh-tokoh di kubu tersebut hanya asyik mencuit, tanpa mencari informasi mengenai kebenaran kabar kasus Ratna Sarumpaet. “Jika sebagai tokoh elite saja terlalu malas untuk mencari tahu dan lebih asik dengan bermain jempol,” kata Tsamara Amany. Tsamara Amany lantas pesimis soal kemampuan Kubu Prabowo-Sandi dalam menciptakan situasi Pemilu yang edukatif.

“Bagaimana kita bisa berharap mereka ciptakan Pemilu yang edukatif?” tulis Tsamara Amany. Sindiran Tsamara Amany itu rupanya mendapatkan respon dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Fahri Hamzah meminta Tsamara Amany untuk mencari tahu bagaimana seseorang dalam tatap muka. “Cari tahu bagaimana orang dalam bertatap muka,” kata Fahri Hamzah. Tak hanya itu Fahri Hamzah juga menyindir Tsamara Amany yang turut ‘memainkan’ kasus Ratna Sarumpaet.

Related Post

Wow! Angkatan Laut Russia Menjelaskan Ada Makhluk ... Baru-baru ini ada berita mengejutkan dari Angkatan Laut Russia yang mengklain telah menemukan makhluk mengerikan di dalam lautnya. Objek Kapal Selam...
Gus Akbar Mengaku Pakai Jin Agar Bisa Lakukan Hal ... Penipuan dengan modus penggandaan uang hingga ratusan juta rupiah masih saja terjadi dan kali ini kembali menimpa warga di Jawa Timur. Dan kali ini ...
Puluhan Ton Sampah Setiap Hari Diangkut Dari Kepul... Pemerintah telah menggirimkan 260 petugas kebersihan ke sejumlah Kabupaten di Kepuluan Seribu, DKI, Jakarta. Lebih dari 40 ton sampah telah berhasil...
Ternyata ASI Juga Bermanfaat Untuk Hal Ini Selain ... ASI adalah makanan pokok bayi untuk menjamin tumbuh kembangnya. Dilihat dari sisi kandungan gizinya, ada yang berpendapat bahwa karena ASI bisa di...