Wednesday, January 29Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Respon Anies Terhadap Kover Majalah Tempo Lem Aibon

Respon Anies Terhadap Kover Majalah Tempo Lem Aibon

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan nampaknya semakin matang dan terbuka dalam menerima kritik. Melalui akun twitter miliknya, Anies mengucapkan terima kasih kepada majalah Tempo yang memuat karikatur dirinya berenang dalam kaleng lem aibon (Tempo edisi 11-17 November).

Anies juga meminta agar kinerjanya bersama seluruh staffnya diawasi, “terus awasi kami yang sedang bertugas di pemerintahan”. Sungguh menyenangkan, Pak Anies nggak baperan. Semangat Pak Guburnur, selamat hari Senin.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari kover Majalah Tempo edisi 8 November 2019. “Karikaturnya boleh juga,” katanya lewat Twitter, Sabtu (9/11/2019) kemarin. Karikatur tersebut tidak lain adalah gambar Anies yang terperangkap dalam lem Aibon. Lem tersebut bahkan juga menempel di seluruh tubuh bagian atas Anies.

Bagian perut ke bawah bahkan digambarkan ada di dalam kaleng lem aibon. “Kalau tidak begitu bukan Tempo namanya,” katanya. Di bawahnya tertulis, ‘Aib Anggaran Anies’. Beberapa waktu lalu, seorang kader PSI melansir beberapa anggaran ganjil dalam KUA-PPAS DKI Jakarta. Salah satunya adalah anggaran lem Aibon. Setelah itu ditemukan banyak anggaran ganjil lain.

Perencanaan anggaran DKI segera jadi perhatian publik. Anies lantas juga mengatakan kritik Tempo membuat Pemprov DKI lebih bersemangat “menuntaskan” perbaikan sistem. Ia pun meminta terus diawasi oleh media massa. Terima kasih kepada Tempo telah jalankan tugasnya sbg pilar keempat demokrasi. Semoga perbaikan sistem yangg sedang berjalan ini bisa segera kami tuntaskan.

Terus awasi kami yang sedang bertugas di dalam pemerintahan… Karikaturnya boleh juga. Kalau tidak begitu bukan Tempo namanya (diikuti oleh beberapa emoji).. Anies Baswedan (@aniesbaswedan) November 9, 2019 Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli membalas cuitan Anies tersebut. “sama-sama pak gub,” katanya.

Sementara PSI, partai yang pertama kali membuat isu ini pun dilirik oleh masyarakat, juga membalas tapi dengan sindiran. “Ekspektasi : Pak Anies akan bilang terima kasih ke DPRD PSI fraksi PSI karena telah menjalankan tugasnya sebagai legislator. Realita : Pak Anies bilang biasa, orang baru cari panggung.” Kover Majalah Tempo kerap jadi perhatian publik.

Tak jarang ia juga memicu kontroversi. Salah satu kovernya bahkan dianggap menghina presiden. Mereka lantas juga dilaporkan ke Dewan Pers oleh sekelompok orang yang menamai diri Jokowi Mania. Dalam kover tersebut Presiden Joko Widodo telah digambarkan memiliki bayangan berhidung panjang bak tokoh fiksi Pinokio. Di sampingnya tertulis, “Janji Tinggal Janji.”