Wednesday, August 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Respon Amien Rais Terhadap Gugatan BPN Ke MK

Respon Amien Rais Terhadap Gugatan BPN Ke MK

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi rencananya akan memasukkan gugatan sengketa pemilu ke MK hari ini, Jumat (24/5) malam. Namun, anggota Dewan Pembina BPN Amien Rais justru mengaku pesimistis gugatan itu akan memberikan pengaruh bagi kubunya.

“Kita dipaksa jalur hukum, kalau enggak mau mengakui silakan ke MK. Hari ini sudah ke MK dan saya pesimistis MK bakal mengubah keadaan,” kata Amien di Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/5).

Amien sebelumnya berpesan, timnya tidak harus mengakui hasil KPU jika terjadi kecuraan yang terstruktur, sistematis, dan masif. Sehingga, Amien mengaku kecewa dengan rencana timnya memasukkan gugatan ke MK. “Berbarengan dengan masuk ke MK, GNKR (Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat) going down. Pak Amien kecewa? Ya kecewa, itu saja,” ucapnya.

GNKR merupakan salah satu elemen yang ikut dalam aksi damai pada 21 dan 22 Mei di depan Bawaslu. Awalnya, aksi tersebut berlangsung damai, namun sekelompok provokator datang dan mengacaukan suasana. Akibatnya, selama tiga hari terjadi kerusuhan di beberapa titik di Jakarta. Berdasarkan data Dinkes DKI, ada 905 korban yang jatuh, termasuk 8 orang korban tewas.

Kubu Prabowo-Sandi melayangkan gugatan terkait hasil Pilpres 2019 ke MK. Rombongan kuasa hukum paslon nomor urut 02 itu tiba di MK sekitar pukul 22.30 WIB dengan disambut takbir para pendukung.

Pantauan kumparan, pengajuan gugatan itu diwakili tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang terdiri dari mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto (BW), Andre Rosiade, Denny Indrayana, Nikolay Apriliando, dan Hashim Djojohadikusumo. Mereka langsung masuk ke dalam gedung MK dengan membawa sejumlah barang bukti.

“Saya akan menyerahkan permohonan sengketa ini mudah-mudahan bisa jadi bagian penting untuk harapan. Ini kami ajukan sebagai bagian penting untuk sengketa pilpres, mudah-mudahan jadi bagian penting dari negara hukum,” kata BW di Gedung MK, Jakarta, Jumat (24/5).

BPN sebelumnya menjadwalkan untuk datang ke MK pukul 14.00 WIB hari ini. Namun, akhirnya diundur lantaran masih ada persiapan antar pimpinan BPN. Seperti diketahui, rekapitulasi hasil suara di tingkat nasional yang dirilis oleh KPU pada Selasa (21/5) dini hari, diumumkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf berhasil mengantongi 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, yakni 154.257.601 suara. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi hanya berhasil mengantongi 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.