Friday, March 22Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Rekening Anak, Kapan Orang Tua Harus Memulai Membukanya?

Rekening anak memang harus dipikirkan orang tua sejak sekarang, bahkan banyak perencana keuangan memberikan saran untuk memulainya dari anak masih dalam kandungan. Karena hidup akan semakin bertambah nilai yang harus dikeluarkan, uang tidak akan bertambah melainkan mengalami penurunan nilai. Dimana Anda tidak akan mungkin hidup selamanya bersama anak, untuk itu harus membuat persiapan matang agar buah hati tetap mendapatkan hal terbaik.

Selain itu, Anda dan pasangan harus membuat tabungan khusus untuk anak secara terpisah, bahkan jika bisa berkomitmen tidak akan diambil atau dicampurkan dengan urusan sehari-hari. Tidak sedikit orang tua yang ingin hanya bisa melakukan pengambilan uang di bank saja menyangkut masalah rekening anak, bahkan hanya bisa diambil saat anak usia tertentu saja, kecuali memang ada hal yang tidak diinginkan pada anak dan orang tua.

Selain orang tua yang berperan aktif mengisi tabungan khusus untuk anak tersebut, kenapa tidak mengajarkan ‘menabung’ pada anak sejak dini. Uang memang akan didapatkan anak sejak kecil, hal ini karena melihat apa yang terjadi dilingkunagn sekitar. Kenapa tidak mengajarkan untuk tidak boros dan menyisihkan sebagian uangnya, ini bisa jadi untuk membeli sesuatu yang penting untuknya.

Memang uang yang di tabungkan anak nantinya akan habis, namun nilai menabung sudah Anda tanamkan sejak dini. Dimana untuk mendapatkan sesuatu tidak bisa secara instan, anak juga harus bersabar, berpikir dan berusaha untuk mendapatkan dengan cara benar. Menabung adalah tindakan tepat, dimana melatih anak untuk mengendalikan apa yang diinginkan tidak semuanya bisa terpenuhi.

Baca juga : Kesalahan Berulang Yang Dilakukan Wanita Saat Mengelola Gaji Bulanan

Setelah anak mulai dewasa dan mengerti, silakan perkenalkan tabungan anak yang dahulunya sudah dilakukan orang tua setiap bulannya. Berikan penjelasan, kenapa anak memiliki tabungan sendiri. Ini akan digunakan untuk sekolah yang lebih tinggi, kebutuhan nanti yang lebih banyak dan tidak dapat dipenuhi semuanya oleh orang tua.

Nantinya setelah anak dewasa, maka akan diberikan rekening sendiri bahkan atas nama anak sendiri. Tujuannya agar anak menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab dan mau hidup hemat. Memang bisa membeli apa yang diinginkan, namun melihat lagi apakah ini sebuah kebutuhan atau sekadar hanya keinginan tanpa memberikan banyak manfaat.

Maka dari itu, para orang tua harus sedini mungkin memikirkan tabungan anak. Ini memang tidak akan memberikan keuntungan untuk Anda, melainkan bisa memberikan gambaran masa depan lebih baik untuk anak. Anda tentu ingin anak-anak mendapatkan sekolah yang terbaik, bahkan bisa menuntut ilmu hingga luar negeri. Sekarang saatnya, mulai menyisihkan sebagian pendapatan bulanan, sehingga nantinya saat anak menginginkan biaya besar untuk perkuliahan maka sudah bisa Anda berikan.

Related Post

Mengapa Australia Habiskan 5 Miliar Rupiah Hanya U... Siapa yang tidak tahu Indomie? Manusia mana di Indonesia yang tidak pernah mencoba Indomie? Jika ada yang tidak tahu atau tidak pernah  mencoba indo...
Belajarlah Dari Indonesia Ujar Media Asal India Ulasan Dunia - Asian Games 2018 Jakarta Palembang sudah usai namun pujian terus berdatangan kepada susksesnya pagelaran ini berjalan. Dan belakang i...
Sudah Resmi Inilah Hukuman Untuk Persib Dan Persij... Masih ingat dengan laga Persib dan Persija yang menelan seorang korban jiwa sesaat sebelum dimulainya laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Akh...
15 Posisi Hubungan Seksual yang Perlu Anda Coba Berikut ini adalah 15 posisi hubungan seksual yang perlu anda coba bersama pasangan untuk mendapatkan sensasi kenikmatan dengan maksimal : Posisi...