Monday, February 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Radikalisme Yang Sudah Cukup Mengkhawatirkan Di Era Digital

Radikalisme Yang Sudah Cukup Mengkhawatirkan Di Era Digital

Badan Intelijen Negara mengungkapkan adanya ancaman paparan paham radikalisme. Bahkan ancaman tersebut sudah menyebar ke sejumlah tempat, seperti kampus dan masjid. Staf Khusus Kepala BIN yaitu Arief Tugiman telah menyatakan ada sekitar 500 masjid di seluruh Indonesia yang terpapar oleh paham radikalisme. Empat puluh satu dari kurang lebih 500 masjid itu disebut berada di dalam kompleks kantor pemerintahan.

Selain itu, Tugiman juga menuturkan, 39 persen mahasiswa di 15 provinsi di Indonesia tertarik paham radikal. Daerah itu di antaranya Jawa Barat, Banten, Lampung, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, dan Riau. Menteri Agama Republik Indonesia yaitu Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, BNPT punya parameter dalam menentukan 7 PTN yang telah terpapar radikalisme itu. Walau demikian, Lukman juga menegaskan agar kasus yang terjadi di Universitas Riau ini dapat menyadarkan semua pihak, khususnya rektor di seluruh Indonesia, bahwa paham radikalisme sudah masuk di dalam instansi pendidikan.

“Mudah-mudahan kasus yang di Universitas Riau itu semakin menyadarkan kita, khususnya kalangan civitas akademika untuk betul-betul menjaga kampus. Karena bagaimana pun juga itu adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki kebebasan mimbar,” kata Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/6).

“Yang memang memiliki kebebasan akademik, kebebasan ini haruslah betul-betul dijaga sekali. Ini pun menjadi peningkatan kewaspadaan bahwa saya akan menginstruksikan kepada semua rektor untuk betul-betul lebih waspada lagi” kata dia. Lukman pun mengimbau agar jangan sampai kebebasan akademik itu malah akan dimanfaatkan untuk hal-hal yang sifatnya bertolak belakang dengan dunia pendidikan.

“Kebebasan akademik haruslah tetap dijaga karena itu adalah suatu mahkota dari kampus itu sendiri. Tapi jangan kebebasan yang tanpa batas, lalu kemudian melakukan aktivitas yang justru bertentangan dengan esensi keberadaan kampus itu sendiri, yang harus menerapkan fungsi Tri Dharma perguruan tingginya,” tuturnya

Lukman mengatakan, meski di kampus ada mata kuliah agama, tetapi itu lebih kepada sisi preventif. Yang jelas, kata dia, setiap agama hakekatnya memiliki paham keagamaan yang moderat.  “Tidak ada agama yang mengajarkan ekstremitas yang terlalu berlebihan itu baik berlebihan ke kanan maupun ke kiri. Agama itu mengajarkan moderasi,” tegasnya.

“Inilah yang selalu ditekankan oleh Kementerian Agama sehingga program dan kegiatan apapun apalagi yang dilakukan oleh lembaga pendidikan sejak dari dasar menengah maupun perguruan tinggi harus betul-betul mengarah kepada moderasi agama,” pungkasnya.

Komjen Suhardi mengangkat topik mengenai resonasi kebangsaan dan bahaya serta pencegahan radikalisme. Menurutnya seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan digital pun mengikuti arus tersebut. Perkembangan ini harus di waspadai agar tidak menjadi sarana perkembangan paham radikalisme.

“Kita harus beradaptasi dengan baik, kalau tidak kita bisa digilas,” kata Suhardi. Kemudahan digital ini dinilai Suhardi sebagai sarana berkembangnya konten-konten pornografi dan paham radikalisme. Paham radikalisme dalam era digital salah satunya mengenai pencucian otak untuk melakukan bom bunuh diri.

Menurutnya ini menjadi masalah krusial yang harus segera di atasi. Suhardi juga menggambarkan beberapa tahapan seseorang mulai terkena doktrin radikalisme. “Orang menjadi radikal tidak tiba-tiba, ada proses pra radikalisasi, identifikasi diri, indoktrinasi, jihadisasi”, jelas Suhardi. Suhardi menilai anak-anak zaman sekarang berpotensi menjadi seorang teroris. “Sekarang anak-anak sudah diajarkan menembak dan militer, kita harus lindungi dan waspada”, tegas Suhardi.

Related Post

Kisah Persahabatan Bocah Laki-laki Dengan Anjing S... Setia itu tidak hanya dalam hubungan percintaan saja, tapi juga dalam hal persahabatan dan hewan peliharaan terhadap pemiliknya. Baru-baru ini di ...
Bos Facebook Mengalami Penyusutan Kekayaan Hingga ... Bos facebook baru saja merasakan imbas dari skandal kebocoran data penguna, dimana diklaim mengarah ke CA. Hal ini membuat Mack Zuckerberg harus menga...
Mau Tampil Cantik dan Elegant Ala Putri Inggris, S... Tampil cantik bak putri kerajaan tentu tidak murah, selalu menggunakan gaun hasil desainer ternama dan terlihat cantik di hadapan banyak warga dan med...
Spanduk Ini Viral Karena Sindir Tentang Kisruh Pem... Menjelang pemilihan presiden 2019 yang tinggal beberapa bulan lagi, suasana politik di Indonesia sekarang ini semakin memanas. Mulai dari perang s...