Wednesday, September 30Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Putra Mahkota Arab Saudi Siap Beli Manchester United

Putra Mahkota Arab Saudi Siap Beli Manchester United

Manchester United belakangan ini sedang dikabarkan akan dijual kepada putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. Yang pastinya adalah putra dari Raja Salman yang merupakan Raja Arab Saudi. Raja Salman masih saja menjabat sebagai pemimpin tertinggi Arab Saudi saat ini dan telah menetapkan Muhammad bin Salman sebagai putra mahkota.

Rumor penjualan The Red Devils kepada keluarga Salman merebak setelah tercipta kerjasama antara kedua pihak. Manchester United ditengarai telah melakukan kerja sama dengan otoritas olahraga Arab Saudi (GSA). Kerja sama yang ada itu merupakan bagian dari rencana jangka panjang Arab Saudi menuju tahun 2030, seperti dilansir BolaSport.com dari situs resmi Manchester United.

Mohammad bin Salman, Gianni Infantino, Vladimir Putin duduk bersama di kursi VIP saat laga antara Rusia melawan Arab Saudi. (14/6/2018).Itulah mulanya terhembus kabar mengenai penjualan setan merah kepada arab saudi. Putra Mahkota Arab Saudi itu dikabarkan berminat untuk mengambil alih kepemilikan Manchester United. “Saya harap hubungan strategis ini akan memberi manfaat untuk generasi sepak bola Saudi, suporter, dan pemuda profesional yang bekerja di bidang sepak bola agar melampaui Saudi Vision 2030,” ujar Direktur manajer Manchester United Richard Arnold.

Kerja sama ini pun pastinya menghadirkan rumor akan dibelinya Manchester United oleh keluarga Salman. Dana senilai 4 miliar poundsterling (Rp 79,9 triliun) dikabarkan siap digelontorkan keluarga Salman untuk merebut Manchester United dari kepemilikan keluarga Glazer. Reputasi The red Devils disebut menjadi salah satu pertimbangan Muhammad bin Salman untuk mengambil alih klub yang musim ini sedang mengalami performa yang cukup labil.

 Dilansir salah satu portal berita olahraga, ada sekitar 5 juta fan Manchester United di Arab Saudi. Kerja sama dan pergantian kepemilikan dinilai akan menguntungkan secara finansial bagi kedua belah pihak mengingat keduanya merupakan negara dan klub yang memiliki nama besar di dunia. Kita lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya.

Apalagi sekarang ini pelatih utama Manchester United yaitu Jose Mourinho sedang digoyang agar mundur dari jabatannya dan Zinedine Zidane ditengarai sudah disiapkan sebagai suksesornya. Namun begitu Mourinho dan para pemain setan merah tidak mau ambil pusing dan terus memperbaiki performa mereka belakangan ini. Di bulan november sampai akhir tahun ini nampaknya akan menjadi kesempatan terakhir untuk Mourinho dalam membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih Manchester United sebelum The Red Devils berganti kepemilikan.