Wednesday, July 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Profesor Ganteng Tuai Pujian Karena Lakukan Hal Ini Pada Anak Didiknya

Profesor Ganteng Tuai Pujian Karena Lakukan Hal Ini Pada Anak Didiknya

Mahasiswanya bawa bayi ke kelas karena tidak bisa menemukan baby sitter, dosen ini gendong si bayi di depan kelas agar sang mahasiswa tidak terganggu konsentrasinya. Dosen matematika di Atlanta, Amerika Serikat ini pun menuai pujian dari netizen. Bayi Assafa dibawa ke kelas oleh ayahnya, seorang mahasiswa di Morehouse, Wayne Hayer, karena dia tidak bisa membawa seorang pengasuh sama sekali

Profesor Nathan Alexander yang mengetahuinya menanyakan alasannya. Setelah Hayer membeberkannya maka Alexander langsung berinisiatif untuk menggendong bayi itu. Bayi itu digendong sang profesor selama 50 menit hingga kuliah berakhir. “Saya tak punya anak,” katanya kepada Buzzfeed News.

nathan-aleander

Alexander juga mengungkapkan dia mempunyai ide untuk menggendong Assafa supaya ayahnya bisa fokus mencatat dan juga memperhatikan pelajaran. Dan profesor berusia 34 tahun itu menyatakan dia mengizinkan Hayer membawa Assafa ke kelas setelah mengetahui kondisi sebenarnya. Menurut Alexander yang dikutip dari CNN, Hayer merupakan sosok yang sibuk karena mempunyai dua pekerjaan sekaligus mahasiswa penuh

Alexander diketahui merupakan dosen di Morehouse yang mana sebuah kampus swasta kulit hitam bersejarah dengan salah satu lulusannya yang terkenal adalah Martin Luther King Jr. Dia melontarkan gurauan dengan berkata kuliahnya pastilah membosankan ketika mengetahui Assafa tertidur tatkala dia mengajar. Aksi profesor tamu ini di Morehouse College, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS), Nathan Alexander, menjadi perbincangan di media sosial.

nathan-alexander-math-class-baby

Alexander menggendong bayi perempuan saat sedang mengajar. Bayi perempuan itu merupakan putri salah satu mahasiswanya, Wayne Hayer. “Saya bukan pengecualian,” kata Alexander kepada The Atlanta Journal-Constitution, Selasa, 5 Maret 2019. ” Kami memiliki guru yang (membantu siswa dengan cara serupa) setiap hari.”

Alexander awalnya mengajukan ide bahwa mahasiswa diizinkan membawa anaknya ke kelas beberapa pekan sebelumnya. Izin itu diberikan karena Hayer mengeluh tidak bisa tetap di kelas karena harus menjemput putrinya. Setelah diizinkan lalu Hayer tiba di kelas aljabar Alexander dengan bayi perempuan yang sedang mengenakan pakaian merah muda. Alexander berkata bahwa dia ” gembira.”

Tapi, Alexander memperhatikan selama pelajaran, anak itu mengalihkan perhatian Hayer. Dia pun menawarkan untuk menggendongnya. ” Hei, aku akan membawanya supaya kamu bisa mencatat dengan baik, ” ucap Alexander.