Sunday, November 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Profesi Ini Yang Paling Banyak Tertimpa Azab Dalam Program FTV

Profesi Ini Yang Paling Banyak Tertimpa Azab Dalam Program FTV

Tayangan fillm televisi ‘Azab’ dan ‘Dzolim’ yang menggambarkan azab Tuhan sedang menuai polemik di dalam masyarakat. Judul yang bisa dibilang terkesan bombastis dan adegan yang sangat tidak masuk akal dinilai sangat meresahkan. Komisi Penyiaran Indonesia bahkan dikabarkan telah menegur Indosiar atas salah satu tayangan pada program FTV ‘Azab’. KPI pun telah menegur salah satu tayangan pada program ‘Dzolim’ yang menjadi milik MNCTV.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, ada 194 judul FTV yang dimiliki Indosiar juga MNCTV. Tercatat bahwa Indosiar memiliki 131 judul. Sedangkan MNCTV memiliki 63 judul. Dari data yang ada itu, kumparan lalu mengklasifikasinya ke dalam tiga cluster, yaitu azab berdasarkan gender, profesi, juga status sosial.

Klasifikasi dilakukan melalui observasi melalui cara menonton 194 film dengan metode skimming. Salah satu sumber mencatat, ada lebih banyak laki-laki yang diazab dibandingkan dengan perempuan. Profesi pedagang menjadi yang paling sering diazab. Dan yang paling menarik yakni tidak ada azab yang menimpa pelaku kejahatan yang di lakukan oleh level masyarakat kelas atas.

Salah satu penulis cerita azab untuk program FTV ‘Dzolim’, Henny Puspita, mengaku bahwa sebenarnya kisah yang ditayangkan tidak selalu bersumber dari kisah nyata. Melainkan terinspirasi dari peristiwa sehari-hari yang ia temui. “Ide (cerita azab) muncul ketika melihat tukang ikan keliling di rumah ikan laut, Terus jadiin itu kan dikombinasikan sama imajanisanya,” kata Henny Puspita saat dihubungu kumparan, Selasa (23/10).

Laki-laki merupakan subjek yang dikisahkan paling sering tertimpa azab. Fakta itu dihasilkan dari analisa terhadap 194 film yang ditayangkan Indosiar dan MNCTV. Dari sekitar 131 film yang ditayangkan oleh Indosiar, ada 91 laki-laki yang kematiannya menyimpan cerita tidak sedap. Sementara porsi perempuan yang diazab lebih sedikit. Tercatat, jumlah perempuan bahkan tidak sampai setengahnya, yaitu 36 kasus. Sisanya ada 4 pasangan suami istri atau pelaku selingkuhan yang diazab secara bersama.

Sama halnya dengan Indosiar, porsi laki-laki yang terkena azab di program FTV “Dzolim” milik MNCTV juga lebih banyak. Terhitung 41 laki-laki dari sekitar 63 film. Sementara perempuan ada di angka 20 orang dan sisanya merupakan pasangan suami-istri. Jika ditotal maka mereka yang diazab dalam dua program tersebut terdiri dari 133 laki-laki, 56 perempuan, serta ada 5 pasangan suami-istri atau pasangan selingkuh.

Kebanyak kisah laki-laki yang diazab dibarengi cerita sang istri yang tabah dan salehah. Sementara sang suami sebagai kepala keluarga yang sombong, curang, sampai bersikap kasar. Secara menyeluruh, profesi yang paling sering diazab dari 194 film itu yakni pedagang. Disusul oleh pengangguran, ibu rumah tangga, lalu karyawan swasta.

Para pedagang, digambarkan dengan sering berlaku curang dalam hidup. Sedangkan pengangguran digambarkan sebagai sosok frustrasi lalu mencari cara instan agar mengubah nasib. Sisanya adalah ibu rumah tangga yang kerap dicitrakan berbuat tak adil sampai sering bergunjing. Sementara itu karyawan swasta yang diazab, diakibatkan oleh sikap mereka yang sangat sombong.

Di salah satu televisi swasta yaitu Indosiar, azab menimpa terhadap 34 pedagang, 20 pengangguran, 15 ibu rumah tangga dan juga 15 karyawan swasta. Sementara dari MNCTV, azab menimpa pedagang serta pengangguran dengan jumlah masing-masing 10 orang. Disusul oleh 9 ibu rumah tangga dan 7 karyawan swasta. JIka dilihat menyeluruh maka azab menimpa 44 pedagang, 30 pengangguran, 24 ibu rumah tangga, serta 22 karyawan swasta. Memang, ada pula profesi lain seperti mandor dan buruh pabrik yang jumlahnya tak begitu banyak.

Jangan bayangkan akan ada azab yang menimpa pejabat korup, penjahat kelas kakap, ataupun pelanggar HAM berat. Karena itu semua tak pernah ada di “Azab” maupun ”Dzolim”. Yang ada hanya kejahatan dengan pelaku dari kelas menengah ke bawah. Kejahatan yang dilakukan sampai akhirnya mereka diazab pun tidak jauh dari masalah ekonomi. Dari hal itu, kemudian bercabang menjadi sejumlah tindakan yang akan menghalalkan segala cara. Pelakunya pun sangat jauh dari paparan orang berpendidikan tinggi.

Related Post

Captain Marvel Rampung Syuting, Brie Larson Berika... Captain Marvel memang tokoh yang kabarnya akan jadi ‘pahlawan’ dalam Avenger : Infinity War Part II. Dimana akhir dari sekuel yang konon kabar awalnya...
Seperti Apa Kondisi Putri Denada dan Jerry Aurum S... Dalam hidup ini selalu akan datang coban dari Tuham Yang Maha Esa. Seperti yang sedang dialami oleh keluarga denada ini lebih tepatnya untuk anak de...
Bodohnya Orang Ini, Bangga Tangkap Binatang yang D... Banyak sekali flora dan fauna di indonesia yang statusnya dilindungi oleh pemerintah dan dunia. Mari kita lihat beberapa diantaranya ada badak, tren...
Inilah Para Pemimpin Negara Paling Korup Dari Selu... Jika membicarakan politik, memang sulit ditemui adanya politikus atau pemimpin negara yang benar-benar bersih. Tapi apabila membicarakan siapa saja ...