Friday, March 22Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pria Ini Lakukan Cara Nyeleneh Untuk Hindari Macet

Pria Ini Lakukan Cara Nyeleneh Untuk Hindari Macet

Kemacetan seakan terjadi di semua kota-kota besar dunia. Warga kota harus menelan pil pahit berjam-jam dalam kendaraan yang antre mengular di jalanan. Di saat moda transportasi tidak bisa diandalkan mengejar waktu, seorang warga di Jerman pilih cara ekstrem menuju ke kantor setiap hari dengan berenang.

Diwartakan oleh sat1.de, David memutuskan berenang di Sungai Isar dua tahun lalu karena muak dengan kemacetan kota. Saat ini setiap tahunnya ada 30 ribu warga baru yang pindah ke kota Munich, kemacetan dipastikan akan semakin parah.

Sungai tersebut memang rute favorit perahu Roma dan Wina, tapi belum ada yang menggunakannya untuk ke kantor, apalagi dengan berenang. Kebetulan sungai itu berada di seberang apartemen Baldeplatz tempat pendiri lembaga think tank budaya itu tinggal.

Setiap pagi, David hanya tinggal menyeberang jalan dan menceburkan diri. Hanya butuh setengah jam untuk tiba di kantornya melalui jalur air. Sesampainya di kantor, dia langsung mengeringkan diri dengan handuk, mengganti baju dan menunggu rekan-rekannya yang berjibaku dengan macet sembari menyesap secangkir kopi di kafe.

Mengarungi sungai, David menggunakan sebuah tas khusus tempatnya menyimpan laptop, kertas kerja, dan baju ganti. Tidak hanya anti air saja, tas ini juga bisa diisi angin sehingga menjadi pelampung. David pun berpegangan di tas dan langsung mengikuti arus air jika lelah berenang. Selain itu dia juga selalu mengenakan sandal karet saat berenang. Pasalnya, banyak sampah mulai dari botol hingga benda-benda tajam yang bisa melukainya.

Walau cara ini cepat, namun David tidak gegabah. Setiap hari dia mengaku mengecek suhu dan derasnya arus sungai melalui internet. Jangan sampai ingin menghemat waktu malah mengancam nyawanya. Jika situasi tidak aman, dia akan naik angkutan umum seperti warga kebanyakan. Selain itu dia juga selalu mengenakan sandal karet saat berenang. Pasalnya, banyak sampah mulai dari botol hingga benda-benda tajam yang bisa melukainya.

Selain melindungi barang-barangnya, David juga tak lupa untuk melindungi dirinya selama berenang di sungai. Ia akan memakai sandal jepit agar kakinya tidak terluka. “Aku memakai sandal jepit untuk melindungi kakiku. Ini untuk menghindari menginjak pecahan kaca, duri atau kerikil serta benda tajam lainnya. Yang terpenting, aku selalu mengecek arus air, tinggi rendah permukaan air dan suhu air,” jelas David.

Related Post

Begini Pengakuan Pembakar Al-Quran Di Depan Polisi Pria bernama Z, warga Jalan Listrik Lingkungan IX, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, ditangkap petugas Polres Langk...
Pendapatan Ekspatriat Di Negara Ini Paling Tinggi Para pencari kerja di seluruh dunia ini pastilah akan mencari perusahaan yang mau membayar gaji mereka sesuai dengan yang mereka inginkan. Jika berb...
Spesifikasi yang Harus Diperhatikan Saat Memilih S...   Memahami spesifikasi smartphone wajib dilakukan sebelum menentukan pilihan, karena hampir setiap minggu produk-produk smartphone terbaru m...
Jokowi Inginkan Indonesia Bisa Melampaui Target da... Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang melakukan pengamatan sekaligus kunjungan beberapa atlet Indonesia yang tengah mengikuti sesi pelatihan ...