Tuesday, May 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Politisi Andi Arief Ditangkap Di Hotel Karena Narkoba Bersama Wanita

Politisi Andi Arief Ditangkap Di Hotel Karena Narkoba Bersama Wanita

Politikus Partai Demokrat Andi Arief ditangkap Ditnarkoba Bareskrim Polri di Hotel Peninsula, Minggu (3/3), karena mengkonsumsi sabu. Meski sudah dinyatakan positif narkoba, Andi Arief belum berstatus tersangka.

“Sedang dalam pemeriksaan, kita ada mekanisme, ada lab spesialis di dalam proses penegakan hukum,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (4/3). Menurut Iqbal, berdasarkan mekanisme penyelidikan, status hukum Andi Arief akan ditentukan setelah dua hari ke depan. “Setelah 3×24 jam,” ujar Iqbal.

Waktu yang diberikan ini cukup lama, sebab biasanya hanya perlu menunggu 1×24 jam, apalagi urine sudah dinyatakan positif. Misalnya saja saat Richard Muljadi ditangkap pada Rabu (22/8/2018) dini hari, pada siang harinya dia ditetapkan sebagai tersangka setelah urine dinyatakan mengandung benzodiazepin dan kokain.

Sebelumnya, Iqbal membantah penangkapan Andi Arief berkaitan dengan tahun politik. Ia menegaskan polisi menangkap Andi setelah mendapat laporan dari masyarakat. “Sama sekali tidak ada jebakan, spontan,” ujar Iqbal. Dari penangkapan itu, polisi menyita alat isap sabu atau bong dari kamar Andi Arief. Polisi tidak menemukan sabu karena diduga sudah dipakai oleh Andi Arief.

Politikus Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi karena diduga mengkonsumsi narkoba di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat. Andi ditangkap bersama dengan seorang wanita. “Andi Arief bersama dengan seorang wanita,” kata Wadir Resnarkoba Polri, Kombes Krisno Siregar, saat dikonfirmasi, Senin (4/3). Belum diketahui siapa wanita tersebut.

Tim dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri menangkap Andi di kamar hotel pada Minggu (3/3). Saat ditangkap, Andi baru saja menggunakan narkoba. Sebelum ditangkap, Andi sempat membuang semua barang bukti ke kloset kamar mandi hotel. Setelah meminta bantuan dari pihak hotel, akhirnya barang bukti narkoba bisa diambil dari kloset.

“Terlihat jelas dalam kondisi habis menggunakan narkoba,” tambah Krisno. Setelah menjalani pemeriksaan, Andi Arief langsung dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polri, Cawang, Jakarta Timur. Hingga saat ini, Andi masih menjalani pemeriksaan intensif. Dari penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat isap sabu. Polisi juga berupaya mencari sisa sabu yang sempat dipakai oleh Andi Arief.