Monday, June 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Polisi Yakin Vanessa Angel Memang Bersalah Karena Bukti Ini

Polisi Yakin Vanessa Angel Memang Bersalah Karena Bukti Ini

Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera, angkat bicara terkait soal kasus Vanessa Angel. Barung awalnya telah ditanya soal penetapan Vanessa Angel apakah sebagai saksi dan juga apakah sebagai korban pada kasus prostitusi online ini.

“Begini lho, saksi itu kan baru selama 3 hari. Dalam menetapkan seseorang bisa sebagai tersangka, tentu akan dibutuhkan bukti kuat,” kata Barung saat ditelepon via cara “Pagi-Pagi Pasti Happy” TransTV, hari Rabu (9/1). “Seseorang bisa disebut sebagai penjual jasa bahwa memang dalam penghidupannya, dia mendapatkan segala sesuatu tergantung dari menjual jasa tersebut. Apakah yang bersangkutan (Vanessa) termasuk kedalam penjual jasa? Dia punya pekerjaan yang lain sehingga memang masih kita berusaha untuk mencari terus, apa yang menjadi keterlibatannya itu.

Tak lama kemudian, Barung mengungkap fakta mengejutkan soal Vanessa. Polisi meyakini kalau Vanessa ternyata sudah beberapa kali melakukan transaksi prostitusi online ini. “Kita yakin yang bersangkutan bukan sekali ini saja melakukan,” kata Barung saat ditanya oleh Uya Kuya. “Dari rekam jejak digital kita telah menemukan bahwa yang bersangkutan itu sudah beberapa kali melakukan hal ini.”

Barung juga mengungkap kalau polisi tidak akan sembarangan bicara meski pihak Vanessa sempat pula menyangkal. Saat ini polisi sudah memiliki barang bukti berupa pakaian dalam dan juga alat kontrasepsi yang telah disita saat mengamankan Vanessa Angel.

“Karena polisi kan sudah punya rekam jejaknya, tanggal berapa dimana polisi tidak mungkin (asal menyita barang bukti) karena didukung oleh data otentik,” kata Barung. “Saya bicara underwear sama kontrasepsi tidak akan serta merta disita tanpa melalui uji laboratorium yang cukup canggih. Jadi underwear dan kontrasepsi itu telah diperiksa secara identik, ada bekas-bekasnya, sangat identik dan sudah tidak terbantahkan.

Wah semakin seru saja kasus ini. Bahkan meme 80 juta sudah bersebaran di media sosial dan netizen pun sudah serta merta melakukan candaan terkait hal ini. Semoga pihak kepolisian tidak hanya bisa memberikan hukuman kepada para artis atau pun pada para mucikari namun juga kepada para pemakai jasa ini serta benar-benar mampu menuntaskan masalah ini sampai ke akarnya. Agar tidak ada lagi kasus seperti ini karena adanya efek jera yang telah diberlakukan pada hal-hak seperti ini.