Saturday, March 23Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Perlakuan Sadis Kembali Dilakukan Israel Pada Tahanan Palestina

Perlakuan Sadis Kembali Dilakukan Israel Pada Tahanan Palestina

Para tahanan Palestina diketahui telah dijadikan kelinci percobaan oleh sejumlah perusahaan farmasi Israel. Profesor Israel, Nadera Shalhoub-Kevorkian saat berbicara di Universitas Columbia di New York City, AS mengungkapkan bahwa otoritas Israel mengeluarkan izin bagi perusahaan farmasi untuk melakukan tes obat kepada tahanan Palestina dan Arab, seperti dilaporkan Middle East Monitor, Rabu, 20 Februari 2019.

Dilansir dari tempo.co, Pengajar di Universitas Hebrew ini kemudian mengungkapkan bahwa perusahaan perlengkapan militer Israel juga melakukan tes senjata terhadap anak-anak Palestina dan warga Palestina di Yerusalem.

Pekan lalu, otoritas Israel menolak untuk menyerahkan jasad Fares Baroud, yang meninggal di dalam penjara Israel setelah menderita sejumlah penyakit. Keluarga korban khawatir Baroud telah dimanfaatkan untuk tes semacam itu dan Israel khawatir hal ini terungkap melalui investigasi forensik.

Sebagai catatan, surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth pada bulan Juli 2017 telah melaporkan pernyataan ketua komisi parlemen, Dalia Itzik. Ia mengaku bahwa Kementerian Kesehatan Israel telah mengizinkan perusahaan farmasi mengadakan tes obat baru kepada para tahanan. Diperkirakan ada 5 ribu tes yang telah dilakukan.

Sebelumnya, Duta besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour mengatakan, jasad warga Palestina yang dibunuh pasukan keamanan dikembalikan tanpa kornea dan organ tubuh lainnya. “Seluruh ruang milik orang Palestina jadi laboratorium,”kata Kevorkian. “Penemuan produk dan layanan perusahaan keamanan yang disponsori negara dipicu oleh jam malam dan penindasan orang Palestina oleh angkatan bersenjata Israel,” ujarnya.

Pada bulan Agustus 2018, Sekretaris Budaya Organisasi Buruh ACOD di Belgia, Robrecht Vanderbeeken memperingatkan penduduk di Jalur Gaza sedang menderita kelaparan parah hingga tewas, diracun, dan anak-anak diculik dan dibunuh untuk mendapatkan organ tubuh mereka.

Entah sampai kapan semua orang akan diam melihat perlakuan Israel pada warga Palestina. Semuanya menjadi pengecut saat harus membela Palestina. PBB sudah tidak bisa apa-apa. Negara-negara yang menjunjung tinggi hak asasi manusia pun hanya bisa berlagak bodoh. Dan para manusia yang bilang akan berjuang di jalan Allah pun hanya bisa celingak-celinguk tak karuan dan justru mengalihkan persoalan ini kepada hal lain mengatasnamakan agama.

Sudahlah memang benar jangan pernah berharap pada manusia karena hanya akan mendapatkan kekecewaan. Berharaplah hanya pada Allah SWT, insyaallah akan diberikan yang terbaik, aamiin.

Related Post

Kenapa Akun Reza Arap Tidak Jadi Ditutup? Dunia entertaintment entah dalam format acara apapun dan segi apapun memang selalu membuat kejutan dan penasaran bagi para warganet. Entah dalam segi ...
Kabar Terbaru Membuktikan Bagaimana Huawei Berjaya... Penjualan produk ponsel pintar atau smartphone Huawei menjadi yang terbesar kedua, atau sekitar 14 persen, di bawah Samsung yang juga mencapai 19 pe...
Beginilah Kritikan Tsamara Pada Fadli Zon Si Tukan... Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany mengkritik pernyataan dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang meminta publik memaklumi kinerj...
Inilah Para Pemimpin Negara Paling Korup Dari Selu... Jika membicarakan politik, memang sulit ditemui adanya politikus atau pemimpin negara yang benar-benar bersih. Tapi apabila membicarakan siapa saja ...