Tuesday, September 22Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pep Guardiola Tidak Heran Julen Lopetegui Dipecat Real Madrid

Pep Guardiola Tidak Heran Julen Lopetegui Dipecat Real Madrid

Mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola, turut bersedih mendengar kabar pemecatan pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui. Real Madrid memang resmi memecat Lopetegui, pada Senin (29/10/2018). Pemecatan itu dilakukan sehari setelah Los Blancos dipermalukan Barcelona dengan skor telak 1-5 di Camp Nou.

“Sepakbola yang aku ketahui memang seperti ini, kita masih di sini karena memenangkan pertandingan. Jika kami tidak menang kami akan disingkirkan,” ucap Guardiola setelah Manchester City menang 1-0 atas Tottenham Hotspur. “Aku turut sedih untuk Julen karena dia adalah temanku. Dia adalah seorang pelatih yang sangat luar biasa,” terang pelatih Manchester City seperti dikutip oleh TribunWow.com dari Metro.co.uk, pada hari Selasa (30/10/2018).

“Kami bermain bersama di Barcelona dan memiliki relasi yang luar biasa. Aku ingin menghubunginya dalam beberapa hari ke depan,” tegasnya. Menurut, Guardiola seluruh pelatih akan memiliki nasib seperti Julen bila tidak bisa mempertahankan performa timnya. “Ini lah sepakbola, tidak ada yang bisa lolos dari itu. Bila kamu memiliki hasil yang buruk, kamu tidak akan melanjutkan di tempat-tempat besar seperti Barcelona atau Madrid,” ujar Guardiola.

“Yang ada hanya tidak menang berturut-turut atau tidak mendapatkan kesempatan lagi. Tapi, di sepakbola kamu akan menemukan kesempatan lain,” jelasnya. “Julen akan memiliki kesempatan lain untuk menunjukan kualitasnya lagi, seperti yang dia lakukan dengan Porti dan Timnas Spanyol.” “Aku berharap yang terbaik, tentunya,” tutup Guardiola.

Sementara itu, Santiago Solari kini sudah ditunjuk untuk menggantikan posisi Lopetegui sementara waktu. Santiago Solari merupakan mantan pemain Real Madrid yang menjadi bagian dari awal Los Galacticos dengan Zidanes dan Pavones yang sangat terkenal di saat itu. Bermain selama lima tahun di Real Madrid lalu Solari hijrah ke Inter Milan dan bermain selama 3 tahun sebelum akhirnya pensiun dan memutuskan untuk menjadi pelatih.

Prestasi Santiago Solari sebagai pemain dan pelatih pun cukup lumayan dari mulai meraih Liga Champions sampai menjadi pelatih Real Madrid Castilla saat ini. Seharusnya Real Madrid merubah pemikiran mereka layaknya Barcelona yang mampu menjadi klub hebat dengan bermodalkan pemain-pemain bahkan pelatih asli binaannya seperti Pep Guardiola. Semua tim pastilah menjalani transisi dalam suatu proses perjalanan kehidupan tidak terkecuali sepakbola.