Sunday, September 27Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pengusaha Asing Siap Gulung Tikar Jika Rupiah Melemah

Pengusaha Asing Siap Gulung Tikar Jika Rupiah Melemah

Pengacara kondang memberi sinyal bahwa kondisi rupiah yang terpuruk terhadap dollar Amerika telah membuat sejumlah pengusaha asing bersiap gulung tikar. Hotman Paris Hutapea menjelaskan hal tersebut dalam 3 postingannya di akun instagramnya @hotmanparisofficial. ‘Kreditur asing mulai mempersiapkan tim advokat menyikapi melemahnya rupiah terhadap dollar,’ tulis Hotman Paris Hutapea di salah satu postingan akun instagramnya @hotmanparisofficial.

Dalam postingan berikutnya Hotman Paris Hutapea menjelaskan mengapa pengusaha bisa bangkrut dan kreditur asing mulai bersiap gulung tikar. Hotman Paris Hutapea pun menjelaskan hal tersebut lewat videonya bersama seorang pengacara asing. “Untuk Menkunham dan komisi 3 DPR. Sudah sangat mendesak, you must change bankruptcy law. UU kepailitan kita adalah terburuk di seluruh dunia bahkan lebih kejam dari chapter eleven atau UU kepailitan di Amerika,” ujar Hotman Paris Hutapea dalam video tersebut.

Menurut Hotman Paris Hutapea, menguatnya dollar Amerika akan membuat banyak pengusaha-pengusaha di Indonesia gulung tikar alias bangkrut. “Mudah-mudahan tidak. Yang bikin mereka cepat mati adalah gampang banget dipailitkan. Karena UU kepailitan kita yang produk IMF sangat terkejam di dunia walaupun negara kita negara Pancasila. UU kepailitan Amerika sangat-sangat melindungi debitur,” ujar Hotman Paris Hutapea.

Dalam postingan berikutnya Hotman Paris Hutapea menunjukkan tulisannya tentang UU Kepailitan Indonesia yang banyak dibahas di Hongkong. Dalam tulisan itu Hotman Paris mempertanyakan mengapa UU kepailitan Indonesia yang sebenarnya dibuat hanya untuk mengatasi krisis moneter di Indonesia sampai kini belum diubah. Terkait artikelnya itu, Hotman Paris Hutapea pun menantang debat siapa yang berani membantah tulisannya. Siapa berani debat aku soal ini aku siap debat. Hati hati Rupiah melemah. Kenapa belum di ubah. Artikel Hotman Soal UU Kepailitan, dalam tulisannya terkait UU Kepailitan Indonesia, Hotman Paris Hutapea membuat poin-poin kesalahan UU kepailitan dan solusinya.

Kesalahan menurut Hotman Paris adalah Persyaratan minimum dari hanya satu kreditur untuk mengajukan permohonan pailit. Seorang kreditur diperbolehkan untuk mengajukan penangguhan pembayaran Debitur. Seorang pemegang hak kreditur diizinkan untuk mengajukan kebangkrutan dan bergabung dengan pemungutan suara tanpa kehilangan hak mereka atas keamanan. Persyaratan persetujuan voting terlalu tinggi, mengarah ke kegagalan penerimaan yang lebih tinggi dari perjanjian penyelesaian. Biaya administrator/kurator, yang sangat mahal bahkan oleh standar biaya pengacara dalam Wall Street atau London

Solusi yang seharusnya dilakukan menurut Hotman Paris adalah Undang-undang harus merevisi persyaratan jumlah kreditor minimum. Pengamanan pemegang kreditur tidak diperbolehkan untuk mengajukan aplikasi dan memilih. Merevisi peraturan tentang biaya kurator.