Wednesday, July 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pengemis Ini Ditemukan Meninggal Dengan Menggenggam 15 Miliar

Pengemis Ini Ditemukan Meninggal Dengan Menggenggam 15 Miliar

Wanita berprofesi pengemis ini ditemukan tewas dengan menggenggam uang Rp 15 milyar  Pengemis wanita menggenggam uang Rp 15 milyar ini bernama Fatimah Othman berusia 52 tahun. Beberapa kasus pengemis yang berkecukupan sudah banyak terjadi di kota-kota besar. Mengemis dan mengharapkan belas kasihan orang lain sebenarnya bukanlah hal yang baik untuk dilakukan.

Apalagi jika mengemis menjadi sebuah pekerjaan yang dianggap bisa mendatangkan banyak uang jika dibandingkan bekerja. Mayat pengemis Fatimah itu ditemukan di sebuah mobil bekas di distrik Barbir, Beirut, Lebanon.

Yang mengejutkan polisi adalah pengemis itu ternyata memiliki uang yang cukup banyak hasil dari mengemis di jalanan di Beirut. Polisi menemukan mayat Fatima dengan dua kantung plastik berisi uang 5 juta LBP atau Rp 46,2 juta. Yang tidak kalah mengejutkan adalah polisi juga menemukan sebuah buku tabungan dari sebuah bank setempat atas nama Fatima.

Jumlah tabungan yang tercatat dalam buku itu sekitar 1,7 miliar LBP atau Rp 15,4 miliar! Juru bicara kepolisian, Joseph Musallem mengatakan Fatima Othman meninggal karena serangan jantung, kematiannya bukan karena kekerasan.

Namun ia bilang bahwa kematiannya adalah ‘sebuah kejutan besar’ karena terungkap bahwa pengemis tua itu memiliki sejumlah kekayaan. Dilaporkan oleh media setempat, Fatima tidak bisa menggunakan kedua tangan dan kakinya setelah menderita sejumlah luka akibat Perang Sipil Lebanon.

Dilansir dari MailOnline, Jumat (18/5/2018), pengemis tua itu pernah menjadi selebritas setempat setelah sebuah foto dirinya beredar di dunia maya. Foto yang telah menjadi viral itu memperlihatkan Fatima sedang minum dari botol yang dipegang oleh seorang tentara Lebanon.

Tentara baik hati itu pun kemudian mendapat penghargaan dari komandannya karena memperlihatkan ‘rasa kasih dan kemanusiaan’. Atas penemuan sejumlah besar uang itu maka polisi kini melacak keluarga Fatima Othman. Pengemis tua itu diketahui berasal dari kota Ain Al-Zahab di Akkar, di sebelah utara Lebanon.

Ternyata bukan di Indonesia yang banyak pengemis kaya raya di jalan raya. Namun di negeri seperti Lebanon juga banyak ditemukan pengemis yang ternyata orang yang kaya raya. Namun menjadi pengemis dan kaya raya apakah suatu kesalahan? Padahal mereka tidak mencuri, padahal mereka tidak memaksa. Apakah itu perbuatan dosa?

Mungkin terlihat tidak padahal jika berpura-pura miskin dan mengemis tentulah berdosa. Apalagi mengemis juga tidak diperbolehkan dalam setiap agama. Jadi siapakah yang salah? Si pengemis atau si pemberi uang kepada pengemis. Daripada pusing mending kita bekerja saja agar rezeki pun semakin berkah. Yang penting pekerjaan yang halal dan tidak berbohong atau menipu apalagi mencuri.