Wednesday, January 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pendiri Roti Bakar Eddy Meninggal Dunia

Pendiri Roti Bakar Eddy Meninggal Dunia

Kabar duka kembali datang dari tanah air namun kini dari pemilik gerai Roti Bakar Eddy. Bagi anda yang tinggal di Jakarta Selatan pasti sangat mengenal tempat makan yang satu ini. Pada hari Rabu 10 Oktober pukul 17.00 WIB, Edi Supardi wafat di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan dalam usia 66 tahun. Kabar meninggalnya Edi Supardi disampaikan oleh putrinya, Risdianty Edi Supardi lewat akun Instagramnya @risdiantiedi. Dalam unggahannya, ia meluapkan kesedihannya ditinggal sang ayah tercinta.

Edi Supardi merupakan pemilik kedai Roti Bakar Eddy yang pada awalnya ternyata ia bukan menjual roti melainkan lontong sayur dan bubur ayam. Jika anda tinggal di sekitar kawasan Blok M, pastilah anda tahu mengenai kedai roti yang paling terkenal dan legendaris ini. Selama kurang lebih 47 tahun berdiri, dari sekian banyak roti bakar yang ada di Jabodetabek, nama Roti Bakar Eddy adalah yang paling populer dan legendaris. Edi Supardi adalah sosok di balik kesuksesan kedai makanan hits tersebut. Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah itu merantau ke Jakarta pada 1966 saat usianya baru 15 tahun dan menjadi karyawan roti bakar kaki lima, lalu menjadi penjual koran.

Dari uang tabungannya, dia akhirnya berjualan lontong sayur dan bubur ayam di sekitar Universitas Al Azhar Indonesia di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Barulah pada tahun 1971, ia menjajal berjualan roti bakar berbekal pengalamannya. Edi menjual roti bakar ini di tempat yang sama, Al Azhar Blok M karena belum ada yang berjualan roti bakar di kawasan tersebut.

Sebagai pedagang kaki lima, Edi kerap berurusan dengan petugas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) hingga mengalami kerugian sekitar tahun 1985. Namun Edi berhasil bangkit dan menjadi tempat nongkrong legendaris. Hingga saat ini, Roti Bakar Eddy sudah memiliki 9 cabang, yaitu Blok M, Tanah Abang, Pondok Gede, Lenteng Agung, Margonda, Cibubur, Ciledug, Pondok Pucung, dan Haji Nawi. Kini Roti Bakar Eddy dikelola oleh anak-anaknya. Semoga arwah beliau diterima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, aamiin.

Related Post

Belajarlah Dari Indonesia Ujar Media Asal India Ulasan Dunia - Asian Games 2018 Jakarta Palembang sudah usai namun pujian terus berdatangan kepada susksesnya pagelaran ini berjalan. Dan belakang i...
Instagram Down Lagi, WargaNet Keluhkan Via Twitter Instagram down lagi, ini mendapatkan perhatian besar untuk netizen yang menggunakan media sosial tersebut sebagai perangkat untuk berbagi foto, video ...
Suara Mirip Sangkakala Terdengar Di Langit Pekalon... Suara aneh mirip seperti dengungan terdengar dari langit di sejumlah daerah di Jawa Tengah Jumat, 14 Desember 2018 dinihari. Suara yang diketahui mu...
Sambutan Kota Pangkalpinang Terhadap Pawai Obor As... Kota Pangkalpinang merupakan kota ke-7 yang menyambut pelaksanaan pawai obor untuk Asian Para Games 2018 yang berlangsung pada hari Rabu (26/9/2018)...