Friday, January 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pemain Muda Ini Dipuji Legenda Sepakbola Inggris Karena Meninggalkan Premier League

Pemain Muda Ini Dipuji Legenda Sepakbola Inggris Karena Meninggalkan Premier League

Paul Ince mendorong dan menghimbau para pemain muda dengan bakat-bakat hebat dari Inggris menyebar ke seluruh penjuru Eropa. Dan kepindahan Jadon Sancho ke Borussia Dortmund pun mendapat pujian dari mantan kapten timnas Inggris Paul Ince yang mengaku sudah muak melihat bakat hebat seperti dirinya disia-siakan. Winger menjanjikan ini padahal telah dipoles apik di sistem akademi Watford dan juga Manchester City sejak masih kecil.

Meski demikian dia kesulitan mendapat kesempatan di Liga Primer Inggris hingga perkembangannya tersendat. Pada musim panas 2017, Sancho mengambil keputusan berani demi mendapat menit bermain dengan meninggalkan Inggris dan hijrah ke Jerman, sebuah keputusan yang pada akhirnya berbuah panggilan tugas dari the Three Lions.

Ince berharap semakin banyak pemain Inggris yang mengikuti jejak itu karena perkembangannya bisa lebih pesat.  “Keputusan jempolan,” bukanya singkat pada Express Sport. “Paul Ince telah muak dengan para pemain yang tertahan di skuat U-23 dan tidak diberi kesempatan untuk beraksi di level senior. Mereka punya bakat dan potensi besar tetapi apa artinya jika tidak bermain? Mereka butuh menit bermain, mereka harus beraksi.”

“Lihat saja anak laki-laki saya, Thomas. Anak saya sudah bersama Liverpool di usia 19 tahun namun justru menghabiskan banyak waktu bersama Notts County dan Blackpool.” “Sancho sekarang bermain untuk Dortmund dan diuntungkan oleh keputusannya.” “Saya tidak mengatakan meninggalkan Inggris sebagai sebuah keharusan, tetapi saya senang melihat pemain muda meninggalkan klub untuk mendapat menit bermain.”

Ince mengambil keputusan yang sama dan mirip saat masih aktif bermain dengan berpetualang di Liga Italia Serie A bersama Inter Milan selama dua tahun.  Dia mengaku banyak mengambil pelajaran dan mendorong bakat-bakat dari Inggris untuk menyebar ke Eropa. “Tahun-tahun tersebut adalah masa yang terbaik dalam karir saya,” ujar Ince. “Semuanya hebat, makanan juga budayanya.”

“Saya memang sempat merasa khawatir karena banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan terlebih dahulu. Apakah keluarga saya akan betah di Italia? Ketika itu anak saya masih berusia dua. Menemukan sekolah yang tepat penting baginya.” “Tetapi periode di sana sungguh luar biasa. Ini adalah tempat yang lebih baik pada saat itu.” “Sepakbola Italia punya Zinedine Zidane, Roberto Carlos, Roberto Baggio. Pengalaman yang sangat luar biasa.”

Related Post

Pangeran William Berkhayal Putri Diana Akan Jadi N... Pangeran William dan Kate Middleton baru saja mengelar pembaptisan untuk Pangeran George, dimana putra mahkota Kerajaan Inggris tersebut berkhayal aka...
Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tidak Memakai Sandal... Jemaah haji Indonesia tahun ini diimbau oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar menggunakan alas kaki saat menunaikan ibadah haji, pasalnya kini su...
Samsung Galaxy S7 Mudah Diretas Pihak Luar, Tangga... Samsung galaxy S7 kabarnya bisa dengan mudah diretas oleh pihak ketiga, hal ini tentu saja membuat semua pengguna risau. Apalagi dengan aksi tersebut ...
Haram Bagi Media Jepang Beritakan Hal Ini Setelah ... Sebuah pameo satir yang dikenal dalam dunia jurnalistik yaitu “Bad News is A Good News” terbukti kebenarannya saat ini. Ungkapan yang kira-kira ar...