Monday, September 28Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Kembali Unggul di Survei Alvara Atas Pasangan Prabowo-Sandiaga

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Kembali Unggul di Survei Alvara Atas Pasangan Prabowo-Sandiaga

Seperti biasa mendekati masa-masa pemilihan Presiden Republik Indonesia pada tahun  depan maka akan banyak lembaga survei independen yang mmelaukan survei terhadap para pasagan calon yang berkommpetisi tahun 2019 mendatang yaitu pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno.

Setelah sebelumnya ada Lsi yag melakukan survei maka kini ada Alvara Research Center yang telah merilis hasil survei capres dan cawapres. Survei itu dilakukan Alvara dari tanggal 12-18 Agustus menggunakan sistem multi stage random sampling yang melibatkan 1500 responden dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dari survei alvara tersebut, kembali pasangan jokowi-maruf amin mampu unggul atas pasangan prabowo-sandiaga uno. Hasanuddin Ali selaku founder and CEO Alvara Research Center mengatakan bahwa elektabilitas kedua pasangan calon capres dan cawapres itu akan terus meningkat seiring dengan dimulainya masa kampanye nanti.

Pasangan Jokowi-Maruf Amin kembali unggul dengan persentase sebesar 53,6 persen sedangkan pasangan prabowo-sandiaga uno meraih 35,2 persen suara dan yang belum memutuskan ada sebesar 11,2 persen menurut keterangan dari hasanuddin ali pada hari minggu lalu di jakarta pusat.

Menurut hasanuddin ada 3 kunci kemenangan dalam pilpres 2019 yaitu pemilih jawa-sumatra, pemilih muda dan pemilih muslim. Jawa dan Sumatra merupakan lumbung suara terbesar dalam pilpres 2019 nanti dengan sekitar 78,5 persen. Berdasarkan survei alvara kemarin, pasangan jokowi-maruf unggul di pulau jawa sedangkan di pulau sumatra menjadi milik prabowo-sandiaga.

Pemilih muda diprediksi juga akan mendominasi di pilpres 2019 nanti dengan total 52,0 persen. Dan kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden akan bertarung ketat untuk meraih suara para pemilih muda atau milenial tersebut.

Menurut hasanuddin ali unggulnya jokowi-maruf amin dikarenakan citra capres sejauh ini telah melekat pada masyarakat. Dan jokowi tentunya lebih unggul dalam elektabilitas dibandingkan dengan prabowo. Masyarakat saat ini mencari pemimpin yang lebih mampu mendekatkan diri kepada masyarakat dan itu tentunya ada pada diri Jokowi bukan prabowo subianto. Namun pasangan prabowo-sandiaga diprediksi akan mampu memecah suara pemilih jokowi karena ada sandiaga uno yang ditengarai lebih disukai oleh para pemilih muda atau milenial.

Yang penting dari semua ini adalah pemilu yang jujur dan adil serta jangan sampai membuat perpecahan antar kedua kubu. Karena siapa pun yang menang mereka akan bekerja untuk seluruh masyarakat Indonesia.