Friday, October 23Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Organ Vital Pesepakbola Liga Brasil Dimutilasi Karena Hal Ini

Organ Vital Pesepakbola Liga Brasil Dimutilasi Karena Hal Ini

Wajah pesepak bola klub Liga Brasil Sao Paulo, Daniel Correa, tertangkap kamera di atas ranjang bersama seorang perempuan. Itulah foto terakhir Daniel Correa dalam kondisi hidup. Pasalnya, jenazah Daniel Correa ditemukan di semak-semak kota Sao Jose dos Pinhas, dalam kondisi leher terluka dan alat kelaminnya dimutilasi.

Tiga hari setelah adanya penemuan jenazah Daniel Correa, polisi pun berhasil menangkap pengusaha Edson Brittes Junior (38) yang mengaku memang telah membunuh pesepak bola berusia 24 tahun itu. Edson Brittes Junior mengaku gelap mata saat memergoki Daniel Correa berada di ranjang bersama dengan istrinya, Cristina. Sebelum peristiwa tragis itu terjadi beberapa waktu lalu, Daniel Correa diketahui sedang berada di pesta ulang tahun ke-18 putri dari Edson Brittes Junior dan Cristina bernama Allana.

Pesta itu diketahui digelar di sebuah klub malam pada tanggal 26 Oktober lalu dan akhirnya berlanjut di kediaman Edson Brittes Junior. Saat itu seorang teman dari Daniel Correa menerima pesan WhatsApp dari sang pesepak bola. Daniel Correa mengirimkan foto dirinya bersama dengan Cristina yang tertidur di ranjang yang sama, masih dengan mengenakan pakaian yang ia kenakan di pesta ulang tahun itu. “Saya bisa tidur di sini. Ada beberapa perempuan yang diketahui tidur di rumah ini,” ujar Daniel Correa dalam salah satu pesannya.

“Saya akan menyantap ibu dari si gadis yang berulang tahun padahal ayahnya ada di sini,” tambah Daniel Correa lagi. Sang teman yang terkejut mencoba mengingatkan Daniel Correa agar tak membuat masalah. “Apakah dia (suami Cristina) tidur? Tak akan ada yang bisa kau lakukan, saat mereka akan mengusirmu dari rumah itu,” kata sang teman. “Pria itu pasti akan muncul dan akan langsung menghajarmu,” kata teman Daniel Correa yang lain.

Sementara kepada polisi, Edson Brittes Junior mengaku, dia menyeret Daniel Correa dari ranjang istrinya dan memukuli pesepak bola tersebut. Edson Brittes Junior mengingat, mendobrak pintu kamar tidur setelah mendapati pintu terkunci dari dalam dan mendengar istrinya berteriak. “Saat itulah saya menyeret dia (Daniel Correa), melemparkan dia ke lantai, dan menghentikan dia sebelum memperkosa istri saya,” kata Edson Brittes Junior.

“Saya memukulinya berkali-kali dan menyeretnya keluar rumah. Saya tak tahu apakah dia sudah pingsan atau masih sadarkan diri pada saat itu,” terang Edson Brittes Junior. Edson Brittes Junior melanjutkan, di tengah amarahnya, dia membawa Daniel Correa ke mobilnya. Di sana, Edson Brittes Junior menyimpan sebilah pisau.

“Saya tak merencanakan semua ini, saya amat marah. Saat saya melihat ke dashboard dan mencari apa yang ada di dalam sana,” tambah Edson Brittes Junior. Polisi meyakini, Edson Brittes Junior menghajar Daniel Correa hingga tewas dan memasukkan jenazahnya ke dalam bagasi mobil dan membuangnya. Polisi menambahkan, Edson Brittes Junior kemudian memutilasi alat kelamin Daniel Correa setelah pria itu tak bernyawa lagi.

Selain menangkap Edson Brittes Junior, polisi juga menahan Cristina dan putrinya, Allana. Polisi mencurigai, Edson Brittes Junior, Cristina, dan Allana, membujuk sejumlah saksi mata untuk menutupi pembunuhan Daniel Correa. Polisi kini masih mencari tiga orang lain yang membantu Edson Brittes Junior menghajar Daniel Correa.