Monday, August 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Orang Ini Dengan Tegas Nyatakan Perang Pada KKB Papua

Orang Ini Dengan Tegas Nyatakan Perang Pada KKB Papua

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu geram dengan gugurnya Briptu Hedar. Personil Ditreskrimum Polda Papua itu gugur usai dianiaya Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Apa, KKB? Pemberontak! Saya enggak suka dengar KKB-KKB, pemberontak, ya,” ujar Ryamizard saat dijumpai di UPN Veteran Yogyakarta, Selasa (13/8). Ryamizard mengatakan pemberontak seperti itu harus diselesaikan agar tidak seenaknya menghilangkan nyawa orang.

“Itu harus dihantam, diselesaikan pemberontak, jangan seenak-enaknya, dia itu membunuh orang. Jangan didiam-diamin, adakan operasi hajar betul. Saya tidak suka sama pemberontak,” ujarnya. Bahkan, Ryamizard siap terjun langsung untuk menyelesaikan kasus ini, jika tidak ada yang bisa menyelesaikan.

“Itu selesaikan saja. Kalau enggak bisa diselesaikan, saya ikut menyelesaikannya,” ujarnya. Briptu Hedar, anggota Ditreskrimum Polda Papua tewas usai disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Usir, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Pada saat itu, Hedar hendak melakukan penyelidikan.

Kapolres Ilaga menyebut penyanderaan yang berakhir kematian Briptu Herda itu diduga dari kelompok KKB Papua di bawah pimpinan Yambi Mayu. Kelompok Yambi Mayu baru sekitar satu pekan masuk ke wilayah Kabupaten Puncak.

Briptu Hedar merupakan anggota dari Ditreskrimum Polda Papua yang terlibat dalam penangkapan beberapa tokoh kelompok bersenjata. Misalnya seperti Dona Wendi, Aloysius Kayami, Jeni dan Dominikus Manggai, pada 2016 di Sentani.

Lalu penangkapan Yokor Telenggeng dan Punggatabuni pada 2018 di Lani Jaya, Puncak Jaya. Ia juga terlibat dalam penangkapan Rongko Tenggeng dan penyuplai senjata kelompok Fimelis Kumulon di tahun yang sama. Atas sederet prestasinya itu, Polri merasa kehilangan salah satu anggota terbaiknya itu. Insiden ini membuat pemerintah geram.

“Apa, KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata)? Pemberontak! Saya enggak suka dengar KKB-KKB, pemberontak, ya,” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat dijumpai di UPN Veteran Yogyakarta, Selasa (13/8).

Pernyataan serupa disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla (JK). JK menegaskan, jika ada aparat TNI maupun Polri yang diserang kelompok bersenjata, pemerintah berhak mengambil tindakan tegas. “Apabila ada yang menyerang aparat, polisi, negara maka harus diselesaikan, harus diserang balik. Itu harus. Kalau diterima begitu saja, itu salah,” tegas JK.

Di sisi lain, Menkopolhukam, Wiranto, menilai penembakan tersebut merupakan hal yang biasa terjadi, terlebih sampai menimbulkan korban. Baginya, itu semua merupakan konsekuensi dari tugas operasi di lapangan.