Saturday, February 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Orang Ini Bilang Boleh Menyerang Lembaga Lain Selain DPR

Orang Ini Bilang Boleh Menyerang Lembaga Lain Selain DPR

Fahri Hamzah adalah wakil ketua DPR yang tak lama lagi akan meninggalkan Gedung Parlemen karena tak punya kendaraan lagi untuk melangkah ke Senayan. Tandem Fadli Zon ini kembali melontarkan pernyataan kontoversi terkait lembaga Kepresidenan dan DPR. Dalam sebuah acara yang diberi tajuk ‘Ngopi Bareng’, Fadli menyampaikan bahwa rakyat boleh mengkritik lembaga kepresidenan, tetapi tidak boleh mengkritik DPR.

“Boleh menyerang lembaga Kepresidenan, atau sebut saja kabinet bohong, sebab mereka punya power atau kekuatan. Yang tidak boleh itu adalah menyerang DPR dan juga lembaga pengadilan seperti hakim karena mereka lemah dan tidak ada kekuasaan,” ujar Fahri seperti dilansir dari kompas.com (14/10/2018). Tak lupa Fahri juga menyindir polisi dengan menyatakan polisi sekarang baik-baik, kalau ditangkap malamnya dikasih nasi goreng.

Pernyataan Fahri ini tentunya sangat tidak berimbang. Semua lembaga penyelenggara negara harus punya kesiapan untuk menerima kritikan karena mereka acapkali menyimpang dari tugas yang seharusnya, apalagi DPR. Sudah menjadi rahasia umum bahwa DPR merupakan salah satu lembaga yang mempunyai kinerja buruk dan tidak mencontohkan gambaran negarawan.

Bahkan kalau diperhatikan, masyarakat banyak yang muak dengan aksi-aksi anggota DPR, terutama duo F, Fadli Zon dan juga Fahri Hamzah. Memang dua orang ini adalah orang-orang atau bisa dibilang para elit politik yang terlalu banyak omong yang cukup kontroversial. Entah mengapa bisa anggota DPR bisa selalu berlawanan dengan pemerintah alias tidak mendukung pemerintah.

Semoga di masa depan atau di pemerintahan selanjutnya, anggota DPR bisa lebih bijak dalam berkomentar kepada pemerintah atau para elit politik lainnya. Prestasi DPR yang tidak cemerlnag pun seolah-olah ditutup-tutupi oleh dua orang kontroversial ini dan malah membesar-besarkan pemerintahan Indonesia di era saat ini.

Kali ini debat Pilpres sudah dimulai dan semoga kedua orang ini bisa lebih bijak dalam menanggapi semuanya dan tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak berfaedah. Karena lebih baik ‘dua makhluk’ ini bekerja saja mengurus DPR yang rapornya sudah dianggap merah oleh para rakyat Indonesia dan tidak usah para anggota DPR menuntut fasilitas mewah yang tidak masuk akal lagi kedepannya.

Related Post

Hukuman Apa Yang Akan Dijatuhkan Pada Khabib, McGr... Baru-baru ini kita dikejutkan oleh aksi Khabib Nurmagomedov setelah menang atas Conor McGregor dalam UFC 229 di Las Vegas. Khabib berhasil memenangk...
Mengapa Sri Mulyani Kembali Menjadi Menteri Keuang... Mengawali tahun 2019 ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menorehkan prestasi tingkat internasional. Majalah keuangan The Banker yang dimiliki ol...
Sampai Kapan Benang Kusut Lalu Lintas Di Pasar Min... Terdapat lebih dari 6000 pelanggaran yang terjadi di simpang Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelanggaran-pelanggaran itu umumnya disebabkan oleh penu...
Mengapa Para Pendiri Perusahaan Yang Diakuisisi Fa... Beberapa hari yang lalu, secara mengejutkan dua pendiri Instagram yaitu Kevin Systrom beserta dengan Mike Krieger mengundurkan diri dari Facebook. S...